by

Akibat Covid, Program Dispora Ditiadakan

Ambon, BKA- Akibat merebaknya pandemi Covid-19 di Kota Ambon, membuat sebagian besar program Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ambon yang bersifat menimbulkan keramaian, harus ditiadakan. Seluruh anggaran dari program tersebut mengalami refocusing untuk penanganan Covid-19.

“Pelaksanaan eksekusi program di Dispora tahun 2020 tentunya ada hambatan. Karena semasa pendemi Covid-19, kegiatan yang menggerakkan masa harus ditiadakan,” ungkap Plt Kepala Dispora Kota Ambon, Richard Luhukay saat dihubungi koran ini, Sabtu (14/11).

Dia menjelaskan, program yang telah ditiadakan atau dialihkan untuk penanganan Covid-19, misalnya program Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI), Baris Empang, Gowes dan lain-lain. Sebab dari seluruh lomba tersebut akan menghadirkan banyak orang atau menimbulkan kerumunan yang bertentangan dengan protokol kesehatan.

Takutnya, lanjut dia, jika dipaksakan untuk program-program tersebut harus dijalankan, dapat meningkatkan angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Disamping itu, ada beberapa program yang dilakukan karena bersifat tidak melibatkan banyak orang. Salah satunya seperti kegiatan pendidikan tingkat dasar kepramukaan.

“Lalu kegiatan-kegiatan hari sumpah pemuda itu juga kita laksanakan. Yang mana kita mengurangi penggerakan masa. Kita tetap mengedepankan protokol kesehatan,” terang dia.

Luhukay mengaku, semua anggaran progam yang ditiadakan, telah direfokusing untuk penanganan Covid-19 di Kota Ambon.

“Jadi semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk kegiatan-kegiatan yang bernuansa banyak orang itukan semua direfokusing. Karena kegiatan seperti itu tidak dilaksanakan,” imbuhnya.

Disinggung jumlah nilai anggaran Dispora yang telah direfokusing, Luhukay berdalih belum merincikan seluruh anggaran Dispora yang telah direfocusing. Karena dirinya baru saja ditunjuk sebagai Plt kepala Dispora Kota Ambon.

“Kalau nilai saya lihat dulu. Karena sayakan baru masuk, jadi saya tidak bisa mengistemasi berapa. Tapi yang jelas, ada jumlah nilai dan yang cukup besar yang masuk untuk kegiatan penanganan Covid,” beber dia. (BKA-1)

Comment