by

Alfamidi Diingatkan Perbaiki Parkiran

Ambon, BKA- Pihak Alfimidi di Kota Ambon, kembali diingatkan untuk segera menata kembali seluruh parkiran yang masih menggunakan badan jalan. Agar tidak ladi ada pembongkaran yang dilakukan oleh pihak Satpol PP, seperti yang terjadi pada salah satu gerai Alfamidi di kawasan Poka, Sabtu (12/7).

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, Janes Aponno mengaku, salah satu gerai Alfamidi yang ada di kawasan Poka, telah diperintahkan sebelumnya agar parkirannya tetap berada di dalam gedung atau tidak menggunakan badan jalan.

Yang mana ini berlaku untuk semua gerai yang ada sehingga tidak menimbulkan hal yang sama seperti salah satu gerai di Poka yang telah dibongkar oleh Satpol PP atas perintah Gubernur Maluku, Murad Ismail.
“Memang ada semacam perintah gubernur. Kebetulan pak gubernur tidak mau supaya parkiran itu di bagian luar,” ungkap Aponno, saat dihubungi koran ini, Minggu (12/7).

Disebutkan, pembongkaran tersebut bukan secara utuh untuk bangunan, melainkan hanya untuk parkiran saja. Dan barang-barang lainnya tidak boleh di letakan di depan atau badan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Jadi bukan bongkar secara bangunannya, tapi setahu saya itu dia punya parkirannya dan dia punya barang-barang itu tidak boleh taruh di depan,” ujar dia.

Pieter mengaku, gubernur Maluku menginginkan agar aktivitas pada badan jalan tidak boleh terganggu dengan adanya pembangunan lahan parkir toko modern yang menggunakan badan jalan.

“Menurut pak gubernur bangunannya silakan, tapi parkiran harus di bagian dalam. Tidak boleh mengganggu aktivitas di badan jalan seperti itu,” tuturnya.

Ia menambahkan, peringatan untuk menata kembali parkiran gerai Alfamidi agar tidak menggunakan badan jalan, telah disampaikan langsung dari Kasatpol PP Kota Ambon. Sehingga hal ini akan diteruskan kepada pihak manajer Alfamidi untuk dibicarakan.

“Jadi itu kepala Satpol PP provinsi menelepon Satpol PP kota dan diteruskan ke kita di Disperindag. Nantinya bisa sampaikan ke manajer Alfamidi soal parkirannya. Dan tidak ada masalah, karena manajer Alfamidi ada pasa saat pembongkaran dilakukan,” imbuhnya.
Selain itu, lanjut Pieter, untuk gerai Alfamidi sendiri masih bisa dibangun di Kota Ambon karena kuotanya masih ada.

“Kalau Alfamidi di Kota Ambon itu baru 20 lebih, dan memang masih bisa ditambahkan karena memang masih bisa. Karena izinnya itu Kalau tidak salah ada 30-an. Sekarang kan masih 20 lebih, jadi masih bisa itu,” kunci Pieter. (DHT).

Comment