by

Aliansi Peduli Demokrasi Datangi Bawaslu Bursel

Ambon, BKA- Aliansi Peduli Demokrasi masyarakat Buru Selatan ( Bursel ) menggelar demo di depan Kantor Bawaslu Kabupaten Bursel, Selasa (17/11).

Demo tersebut untuk menyoroti berbagai dugaan pelanggaran Pilkada yang di lakukan pasangan calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kab Bursel, Hj Ali- Zainuddin Booy.

Massa aksi yang dikoordinir oleh Epot Latbuan dan Saipul Loilatu, mendatangi Kantor Bawaslu Bursel sekitar pukul 11.00 WIT, menggunakan mobil pick-up yang dilengkapi pengeras suara.

Dalam orasinya, Latbual menilai Bawaslu Bursel tidak lagi independem dalam melaksanan tugas dan tanggung jawabnya. “Hari ini, Bawaslu Kabupaten Bursel tidak berdiri indenpendensinya,” teriaknya.

Hal itu bisa disaksikan oleh masyarakat. Bawaslu seharusnya menindak berbagai pihak yang yang mencederai konstitusi tentang Pilkada. Bukan sebaliknya, mereka ikut mencedrai konstitusi tersebut.

Berdasarkan laporan masyarakat Desa Pasir Putih dan Desa Waipandan, Kecamatan Kepala Madan, telah terjadi pelangaran Pilkada yang di lakukan oleh tim pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Bursel, Hj Ali- Zainuddin Booy, terkait dengan pembagian beras dan kalender pada 7 dan 8 November 2020, yang didalamnya terdapat unsur politik.

Untuk itu, Aliansi Peduli Demokrasi Masyarakat Bursel dalam tuntutan sikapnya, mendesak Bawaslu agar segera menindak lanjuti laporan dari masyarakat, La Ode Haris, terkait pembagian beras dan kalender kepada masyarakat yang ditumpangi kepentingan politik.

Mereka juga meminta Bawaslu segera melakukan pemeriksaan kepada tim sukses pasangan Hj Ali- Zainuddin Booy, yang diduga telah melakukan pelangaran Pilkada, sesuai peraturan KPU Nomor 12 tahun 2016 tentang Kampanye Pilkada.

“Kami meminta Bawaslu agar segerah mengevaluasi Panwascam Kepala Madan, karena lalai menjalankan tugas,” tandas Latbual.

Terkait tuntutan massa tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Bursel, Umar Alkatiri, mengatakan, berbagai informasi terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh tim Paslon Ajaib, sedang dalam proses tindaklanjut Bawaslu.

Untuk itu, pihak Bawasli telah membentuk tim untuk menelusuri masalah tersebut sesuai laporan warga. “Terkait dengan informasi dugaan pelanggaran Pilkada yang telah beredar, kami Bawaslu tidak tinggal diam. Tetap ditindaklanjuti. Tapi Bawaslu juga punya aturan main sendiri, jadi tidak perlu takut, nanti kalau sudah selesai penyelidikan pasti dusampaikan,” pungkas Alkatiri.(RHM/BKA-4)

Comment