by

Ambil TV Fraksi, Anggota DPRD Dilaporkan

Tindakan tidak terpuji membawah kabur TV di ruang Fraksi Bupolo, yang diduga dilakukan oknum anggota DPRD Kabupaten Buru, John Lehalima, berbuntut panjang.

Unsur pimpinan DPRD Kabupaten Buru tidak terima dengan tindakan anggota DPRD asal Parta NasDem itu. Sehingga demi menjaga kehormatan DPRD Kabupaten Buru, mereka mengadukan John ke DPW Partai NasDem Maluku.

Ketua DPRD Buru, M. Rum Soplestuny, saat melakukan konferensi pers, mengungkapkan, surat pengaduan tersebut ditandatangani olehnya, Wakil Ketua I Dali Fahrul Syarifudin dan Wakil Ketua II Djalil Mukadar, tertanggal 5 Juli 2021.

Surat pengaduan ditujukan kepada Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Maluku, dan tembusan disampaikan kepada Ketua Umum Partai NasDem di Jakarta, serta Ketua DPC Partai NasDem Kabupaten Buru di Namlea.

“Dalam surat itu, kami menyampaikan laporan pengaduan terhadap perbuatan yang tidak terpuji saudara John Lehalima, anggota DPRD Kabupaten Buru dari Partai NasDem, yang sudah melakukan aksi pencungkelan dan mengambil TV layar datar di Fraksi Bupolo pada beberapa pekan lalu,” kata Rum.

Ketua DPD II Partai Golkar Buru itu menjelaskan, perbuatan John merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan tercela, karena diduga membawa lari TV layar datar aset Fraksi Bupolo.

Selain itu, perbuatan tersebut dinilai sudah membuat gaduh DPRD Kabupaten Buru. “Sehingga kami membuat laporan secara tertulis kepada Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Maluku di Ambon, untuk bisa diberikan sanksi atau terguran kepada yang bersangkutan,” ujar dia.

Dia menjelaskan, TV layar datar tersebut diduga diambil oleh John pada 7 Juni 2021 lalu. Namun TV tersebut kini telah dipasang kembali ditempat semulanya, yakni, di Ruang Fraksi Bupolo DPRD Kabupaten Buru.

“Pengaduan ini ada lengkap bukti-buktinya semua dan ada lampiran dokumentasi saudara John Lehalima sendiri dan CCTV pun ada. Jadi TV tersebut dia bawa pulang, setelah itu dikembalikan lagi TV nya. Tapi pertama tanggal 7 itu dicungkil tidak tahu dibawa pulang atau dimana? Tapi berdasarkan percakapan, katanya digadai. Tapi memang sekarang TV-nya sudah dikembalikan,” pungkas Rum.(MSR)

Comment