by

Ambon Kembali Masuk Zona Merah

AMBON-BKA, Belum sampai sebulan, Kota Ambon yang sebelumnya turun ke zona orange (rendah), kini telah naik ke zona merah (tinggi) penyebaran Covid-19, dengan skoring 1.73.

Koordinator Fasilitas Umum Satgas Covid-19 Kota Ambon, Richard Lihukay mengatakan, hal ini diakibatkan, lantaran hasil Testing, Tracing, dan Treatment (3T) semakin berkurang.

Baca: Harap Ambon Jadi Kota Layak Anak

“Minggu ini per hari dibawah 150 yang tracing dan testing. Sebelumnya rata-rata diatas 300 orang per hari. Ini yang menyebabkan Positifivity rate tinggi. Positivity rate harusnya kurang dari 5 persen. Untuk Kota Ambon sekarang diangka 24,9 persen,” terang Luhukay, kepada wartawan, Selasa (27/7).

Bukan saja itu, dia juga mengaku, angka kesembuhan pasien Covid-19 juga menjadi lambat, mengakibatkan angka pasien terkonfirmasi positif meningkat.

“Angka kematian relatif tinggi 1,7 persen dari sebelumnya 1,2 persen. Indikator angka kematian ini mempunyai bobot dan skor yang cukup tinggi dalam penetapan kriteria epidemiologi. Selisih skor Minggu sangat kecil 1,9. Sedangkan ketika 1,8 ke bawah sudah masuk zona merah,” papar dia.

Dirinya sangat berharap, masyarakat Kota Ambon bisa berperan penting dalam membantu pemerintah dalam memutuskan mata rantai Covid-19 di Ibukota Provinsi Maluku ini.

Baca: Vaksinasi Remaja Tidak Secara Massal

“Kita hanya bisa berharap kepada masyarakat untuk bisa patuh terhadap aturan pemerintah. Yaitu menerapkan protokol kesehatan ketika melakukan aktivitas diluar rumah,” pintanya.

Kadispora Kota Ambon ini menilai, dengan cara tersebut, virus mematikan ini bisa ditekan. ” Kalau terkait dengan aturan, kita tunggu dua minggu kedepan. Karena PPKM level III berlangsung sampai satu minggu lebih kedepan,” imbuhnya.

Kalaupun ada perubahan aturan, sambung Luhukay, nantinya akan dikeluarkan langsung oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy selaku pemangku kekuasaan.

“Nanti lihat perkembangan Covid ini seperti apa. Pasti ada hal-hal yang sifatnya teknis, regulasi yang dikeluarkan pemerintah kota. Dan itu kewenangan Pak Walikota,” pungkasnya. (IAN)

Comment