by

Ambon Kembali Masuk Zona Merah

Ambon, BKA- Cukup lama bertahan di zona orange (sedang) penyebaran Covid-19, Kota Ambon kembali ditetapkan sebagai zona merah (tinggi) dengan skoring zonasi 1.76. Sementara tingkat kesembuhan terhadap pasien Covid-19 menurun dan angka kematian pasien terkonfirmasi Covid meningkat.

Ketua Satgas Covid-19 Ambon, Joy Adriansz mengaku, jika dibandingkan dengan scoring zonasi Ambon per tanggal 14 Februari 2021 kemarin, tercatat sudah mencapai 2.07 dengan posisi zona orange. “Betul sudah kembali zona merah,” ungkap Joy, ketika dikonfirmasi koran ini, Selasa (16/2).

Data kota Ambon telah kembali zona Merah, kata dia, dikirim langsung dari Satgas Covid-19 Nasional ke Satgas Kota Ambon pada Selasa kemarin. “Data ini dikirim dari Satgas Pusat,” terangnya melalui pesan Whatsapp.

Joy menambahkan, tingkat kematian pasien Covid-19 meningkatkan, lantaran warga yang telah jatuh sakit tidak dirujuk dengan cepat ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) terdekat.

“Tingginya tingkat kematian diakibatkan masyarakat yang sakit tidak dirujuk secepatnya ke faskes terdekat. Sebagian besar sudah sakit parah Covid-19 tambah komorbit, baru dirujuk ke Faskes,” sebutnya.

Ia berharap, ke depan, masyarakat segera mungkin bisa memeriksa kesehatan tubuh di Fasker tersedekat jika mengalami gejala. Hal tersebut agar dapat terhindar dari wabah Corona. Dan bagi masyarakat secara keseluruhan, harus tetap mengedepankan protokol kesehatan, agar dapat mencegah penularan Covid-19.

“Masyarakat diharapkan sesegera mungkin memeriksakan kesehatan ke faskes terdekat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tetap terapkan protokol kesehatan. Tetap pakai masker selama berada diluar rumah, rajin cuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan,” pesannya (IAN)

Sementara itu, Sekretaris Pansus Covid-19 DPRD Kota Ambon, Zeth Pormes menghimbau, agar masyarakat tidak terlalu terlena dengan kondisi zona orange. Menurutnya, protokol kesehatan harus tetap diutamakan oleh masyarakat saat berada di luar rumah.
Sehingga dapat mencegah penularan wabah Corona, dan tidak menimbulkan kluster baru atau sebagainya.

“Kalau dilihat, sekarang masyarakat juga ada yang acuh terhadap protokol kesehatan. Padahal ini sangat penting bagi kesehatan masing-masing. Untuk itu, protokol kesehatan harus tetap diutamakan selama kondisi kota Ambon ini belum memasuki new normal. Jadi mari kita bersama-sama cegah wabah dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” harapnya.

Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon ini menambahkan, DPRD Kota Ambon sementara mendorong salah satu rancangan peraturan daerah (ranperda) terkait protokol kesehatan atau adaptasi kebiasaan baru. Dan perda ini nantinya akan mengatur terkait penanganan Covid-19.

“Di DPRD sendiri lewat Bapemperda sementara mendorong belasan ranperda untuk dibahas. Salah satunya itu protokol kesehatan terkait adaptasi kebiasaan baru. Kita harap nantinya ranperda ini juga membantu penanganan Covid-19, agar Ambon ini segera menuju new normal,” pungkas Politisi Golkar ini. (IAN/UPE)

Comment