by

Ambon Kembali Zona Orange

Akibat dua pasien terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia, Kota Ambon kembali ditetapkan masuk zona orange (sedang) penyebaran Covid-19 dengan angka skoring zona 2.4 tertanggal 23 Mei 2021.

Koordinator Fasilitas Umum Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Ambon, Richard Luhukay mengaku, penyebab Ambon kembali zona orange akibat dua pasien Covid-19 meninggal dunia.
“Meninggal dua pasien Covid-19 beberapa minggu kemarin. Dan itu sangat memperngaruhi angka skoring zonasi kita,” tutur Luhukay, ketika dikonfirmasi koran ini, di Balai Kota, Kamis (27/5).
Dirinya mengajak seluruh warga Kota Ambon agar tidak terlalu euforia. Sehingga ibukota Provinsi Maluku ini dapat keluar dari dari zona orange menuju zona kuning atau bahkan zona hijau.

“Jangan terlalu bereuforia. Kemarin itu kita kelihatan memang sangat euforia waktu di zona kuning. Itu hal yang wajar, karena semua itu hasil dari kerja sama kita. Tapi kali ini mari kita sama-sama keluarkan Ambon dari zona orange,” ajaknya.
Selain itu, Ia juga mengingatkan, dengan kondisi Ambon yang sudah berada pada zona orange ini, jangan saling mencari kesalahan orang lain. Tetapi harus sama-sama bergandeng tangan untuk peduli dengan kondisi kota saat ini.

“Saya berharap untuk seluruh warga Kota Ambon untuk selalu waspada dan jangan pernah lengah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mari kita bekerja sama untuk Kota Ambon keluar dari zona orange,” sambungnya.

Disinggung terkait kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan, Luhukay menambahkan, pihaknya sampai sekarang masih saja menemukan beberapa warga yang belum secara utuh patuh terhadap anjuran pemerintah.

“Masih kita temui masyarakat yang enggang memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah. Kenapa saya katakan demikian, karena itu kami temui disetiap kami melaksanakan operasi Yustisi. Kebetulan operasi itukan kita lakukan di jalan-jalan raya,” pungkasnya. (IAN)

Comment