by

Ambon Menuju Zona Kuning

Ambon, BKA- Sejak Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi tahap VIII, 26 Oktober lalu, kondisi Kota Ambon perlahan mulai membaik dari penyebaran virus corona.

Bahkan sudah ada gambaran positif, kalau Kota Ambon akan keluar dari zona orange yang disandang saat ini, menuju zona kuning yang lebih baik.


Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, mengatakan, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Ambon makin tinggi. Sehingga diharapkan, dalam dua hari kedepan, Kota Ambon bisa masuk pada zona kuning.

“Kita lagi menuju ke kuning. Mudah-mudahan dalam sehari dua ini, zona kita sudah bergerak ke kuning,” ungkap Louhenapessy, Selasa (27/10).

Ketika disinggung soal pasien Covid-19 dengan inisial YT yang meninggal dunia, beberapa hari lalu, apakah akan berpengaruh terhadap scoring zona? Walikota Ambon mengatakan, mungkin tidak.

“Saya rasa dia (almarhum) tidak akan terlalu berpengaruh. Karena tingkat kesembuhan kita juga sangat masif,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon, Wendy Pelupessy, mengatakan, yang bisa mempengaruhi scoring zona, ada tiga faktor. Yakni, tingkat kesembuhan, kematian dan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Yang mempengaruhi zonasi itu ada tiga. Yang pertama itu angka positif Covid, kemudian angka kesembuhan, dan yang ketiga adalah angka kematian,” terangnya.

Menurut dia, semakin tinggi angka kesembuhan, dan semakin rendah angka kematian, termasuk angka terkonfirmasi positif Covid-19, itu sangat berdampak baik terhadap zonasi.

Dia berharap, Kota Ambon bukan hanya keluar dari zona merah ke zona orange, tetapi bisa sampai ke zona kuning hingga zona hijau.

“Kita berharap, perlahan tapi pasti, akan semakin lebih baik. Sehingga tingkat pemutusan penularan di Kota Ambon ini semakin lebih renda,” pungkas Pelupessy.(BKA-1)

Comment