by

Ambon Terancam Kembali Zona Merah

Ambon, BKA- Kota Ambon yang kini bestatus zona orange terancam kembali zona merah, setelah terdapat dua pasien Covid-19 meninggal dunia.

Dua pasien Covid-19 yang meninggal dunia, yakni, MY pada 19 November kemarin, serta EKL yang meninggal pada 12 November lalu.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy, mengatakan, kedua kasus meninggal dunia tersebut sangat mempengaruhi scoring zonasi penyebaran Covid-19 di Kota Ambon, yang kini turun mencapai 1,91.

“Skor kemarin turun dari 2,14 ke 1,91 karena ada dua kasus kematian,” sebut Wendy, ketika dikonfirmasi wartawan via whatsApp, Kamis (19/11).

Selain kedua kasus kematian tersebut, lanjutnya, saat ini terdapat dua pasien baru terkonfirmasi Covid-19. Hal itu juga ikut mempengaruhi scorsing zonasi.

“Yang positif dua orang. Mereka lakukan rapid, reakti. Dan 17 November kemarin, mereka Swab. Hasilnya positif,” tandas Wendy.

Sementara itu, Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler, mengungkapkan, untuk tingkat terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini, lebih sedikit jika dibandingkan dengan angka kesembuhan pasien Covid-19.

“Kalau penambahan kasus positif, iya. Tapi tingkat kesembuhan juga masih jauh lebih tinggi, dibanding yang terkonfirmasi positif,” terangnya, kepada wartawan via WhatsApp.

Syarif berharap, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 akan menaikan scoring zonasi, sehingga Kota Ambon saat ini bisa bertahan di zona orange.

“Walaupun ada yang meninggal, diharapkan tidak terlalu mempengaruhi skor kita, agar kita tetap di zona orange. Bahkan insya Allah meningkat ke zona kuning,” tutup Syarif. (BKA-1)

Comment