by

AMKAY Jangan Sampai Ada Dualisme

beritakotaambon.com – Bupati Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Muhammad Thaher Hanubun, mengingatkan Dewan Pengurus (DP) Aliansi Masyarakat Kei (AMKAY) Provinsi Maluku periode 2021-2026, agar bisa menjaga persatuan dan kesetuan berorganisasi.

Persatuan dan kesetuan berorganisasi, kata Thaher, sangat penting untuk terus dijaga, agar tidak terjadi dualisme kepengurusan AMKAY.

Untuk itu, dia meminta seluruh pengurus pengurus periode 2021-2026 akan dapat memaknai kata AMKAY dengan baik.

Baca juga: Ramly Siap Rebut Kursi Gubernur Maluku

“Darah yang mengalir di tubuhmu, itu juga darah yang mengalir di tubuhku. Kesulitan yang kau rasakan adalah kesulitanku. Apa yang kau rasakan hari ini, itu juga yang saya rasakan. Itulah yang dimaksud dengan AMKAY,” terang Thaher, disela-sela pelantikan DP AMKAY yang dilakukan Plh Sekda Maluku, di Laboratorium Unpatti Ambon, Sabtu (16/10).

Selain itu, dia juga meminta agar DP AMKAY Provinsi Maluku dapat membentuk kepengurusan AMKAY di 11 kabupaten/kota di Maluku.

Permintaan itu dia sampaikan bukan sebagai kapasitas Bupati Malra, namun permintaan itu dia sampaikan sebagai warga Malra.

“Jangan karena saya Bupati Malra, tidak. Saya Thaher biasa saja. Saya akan mendukung penuh dari mimbar ini, bikin (bentuk) AMKAY-AMKAY di Maluku, itu yang kita harapkan. Sehingga ketika ada kegiatan di Kabupaten Buru Selatan, SBT (Pela) atau di kabupaten dan daerah lainnya di Indonesia, maka ada AMKAY disana,” inginnya.

Baca juga: Ambon Terima Penghargaan KLA 2021

AMKAY, katanya, harus lebih memperkuat persatuan tanpa harus membentuk dualisme dalam internal organisasi. Sehingga seluruh pengurus harus saling rangkul dalam menjalankan tugas dan tanggung organisasi.

“Rangkum semua supaya AMKAY itu hanya satu saja. Jangan lagi ada AMKAY-AMKAY lain. Nanti bupati-nya bingung, AMKAY mana yang kita bantu. Maka dengan segala rendah hati, lakukan komunikasi dengan mereka sehingga kita kenal AMKAY itu satu saja,” tutup Thaher.(RHM)

Comment