by

AMO Wakili Indonesia di Event Art For All 2021

AMBON-BKA, Direktur Ambon Music Office (AMO) Ronny Loppies, mewakili Indonesia pada event bertajuk Art For All 2021, “Virtual Art Activity Series” yang dilaksanakan oleh Ditjen Kebudayaan Thailand, Jumat (23/7) pekan kemarin. Kegiatan tersebut, juga dihadiri perwakilan negara-negara ASEAN.

Roony menilai, AMO yang ditunjuk mewakili Indonesia, merupakan sebuah kehormatan yang luar biasa. Dimana topik dari event internasional itu, berbagi pandangan, pengalaman, dan pelajaran, dalam mengajar kesenian atau kegiatan terkait kesenian selama pandemi Covid-19.

Khusus dalam event dimaksud, kata Ronny, menyampaikan materi terkait “Ferkuensi Menengah untuk Anak-anak dan Perdamaian Dunia”. “Ambon dikenal sebagai kota penghasil penyanyi, karena memiliki talenta yang luar biasa,” kata Ronny, lewat rilisnya yang diterima Koran ini, Sabtu (24/7).

Dikatakan, dalam dokumen ke UNESCO ketika menjadi kota musik dunia, disampaikan kalau 90 persen Orang Ambon dapat bernyanyi. “Bernyanyi dari dalam kandungan sampai kematian. Oleh karena itu, orang Ambon ketika lahir, mereka tidak menangis tetapi bernyanyi,” tuturnya.

Menurutnya, Anak Ambon suka bernyanyi pada frekuensi menengah, karena sebagian orang terbiasa mendengarkan lagu-lagu pop rohani dan pop Ambon yang dinyanyikan oleh orang tuanya. Dan budaya tersebut, menyebabkan Anak Ambon menjadi cerdas, mudah bergaul dan dekat dengan lingkungan.

“Mereka cepat menyesuaikan, pitch dan harmoni secara otomatis tanpa membaca notasi. Oleh karena itu, Ambon Kota Musik Dunia membawa branding musik sebagai alat perdamaian dunia. Dan dimulai dari anak-anak yang suka bernyanyi pada frekuensi menengah,” pungkasnya. (IAN)

Comment