by

AN Perlu Dipelajari Sebelum Digunakan

Ambon, BKA- Kepala SD Negeri 5 Ambon, Amir Suailo, berharap, rencana pelaskanaan Asesmen Nasional (AN) yang menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) mesti disosialisasikan terlebih dulu kepada pihak Satuan Pendidikan (SP), sebelum diterapkan pada 2021 mendatang.

Menurutnya, Satuan Pendidikan (SP) selaku penyelenggaran AN seharusnya memahami detail teknis pelaksanaannya. Namun kenyataannya, rata-rata semua tingkat SP belum mengetahui alur pelaksanaan program Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, tersebut.

“Sampai hari ini, belum ada info untuk hal-hal dimaksud. Mungkin nanti dibahas kedepan ini. Tapi secara teknis, sekolah belum tahu karena belum ada penjelasan mendetail ke sekolah. Kan kita belum paham, tidak mungkin mau jalankan. Apalagi ini merupakan yang pertama kalinya dalam proses evaluasi mutu pendidikan kita. Paling tidak, ada penjelasan awal dulu, biar kita juga paham maksudnya,” pinta Suailo, Sabtu (14/11).

Pihaknya khawatir, bila AN dilaksanakan tanpa sosialisasi terlebih dahulu, tidak akan memberikan hasil yang maksimal, akibat SP teknis tidak mampu menjalankan teknisnya secara baik.

Padahal sangat diharapkan, AN yang diprogramkan sebagai pengganti UN tersebut mampu merubah, bahkan memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia.

“Mungkin karena masih Covid, jadi dinas belum kasih informasi. Sehingga kita tunggu saja. Sebenarnya, apapun yang pemerintah putuskan itu pasti kita laksanakan. Tapi kan, AN ini baru bagi kita. Paling tidak, kita paham dulu alurnya, sebelum menyiapkan apa yang perlu disiapkan. Takutnya, ketika hasilnya tidak memuaskan, sekolah yang disalahkan,” ucapnya.

Mudah-mudahan, kata Suailo, dalam waktu dekat ini, sudah ada kejelasan terkait dengan prosedur atau teknis pelaksanaan AN, guna membantu pihak sekolah dalam menyelenggarakannya.

“Itu yang diharapkan. Jangan sampai, kita melakukan AN yang tidak sesuai dengan alur yang sebenarnya. Jadi, kita butuh pemahaman yang baik dulu, sebelum kita terapkan,” harap Suailo. (LAM)

Comment