by

Angka Stunting Desa Laha Alami Bertambah

Ambon, BKA- Jumlah penderita stunting di Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon, bertambah dibanding tahun sebelumnya. Walau memang angka penambahannya tidak terlalu besar, namun patut diwaspadai.

Sekertaris Desa Laha, Fahmi Mewar, mengungkapkan, data terakhir yang diterima pihaknya dari Puskesmas Laha, terdapat 17 anak penderita stunting di Desa Laha pada 2021 ini.

“Kemarin, data yang saya terima dari pihak Puskesmas itu, ada peningkatan penderita stunting. Yaitu ada 17 orang yang terdaftar sebagai penderita stunting di desa Laha,” kata Fahmi, kemarin.

Padahal, pada 2020 lalu, jumlah anak penderita stunting di Desa Laha hanya sebanyak 15 penderita. Sehingga saat ini, ada penambahan dua penderita lagi.

Memang, terangnya, angka staunting di Desa Laha pada 2019 lalu, cukup banyak. ada 30 penderita. Namun jumlah itu bisa dipangkas pada 2020, hingga 50 persen. Sehingga tersisa 15 penderita pada 2020 lalu.

“Sebelumnya kami berhasil menekan angka stunting. Itu terjadi pada tahun 2019, yaitu, 30 penderita. Pada 2020, turun menjadi 15 penderita stunting. Namun terakhir kembali ada peningkatan,” jelasnya.

Upaya yang dilakukan Pemdes Laha dalam menyikapi masalah stunting di tengah masyarakat, berupa, pemberian makanan tambahan setiap bulan kepada anak di Posyandu.

“Sejauh ini, penanganan yang kami lakukan, yaitu, pemberian makanan tambahan bergizi sehat. Seperti, susu dan lainnya. Itu prioritas kami kepada ibu hamil, agar bisa mencegah stunting sejak dini. Kami bagikan setiap bulan di posyandu yang ada,” tambahnya.

Pemdes Laha, lanjutnya, akan berusaha lebih giat untuk menekan angka penderita stunting, dengan lakukan rembuk stunting bersama dengan Kader Posyandu yang ada.

“Kami akan berusaha menekan angka pertumbuhan stunting dengan berbagai cara. Karena ini sudah menjadi permasalahan nasional. Kami akan lakukan rembuk stunting bersama dengan kader-kader posyandu yang ada di Desa Laha,” tutupnya. (BKA-1)

Comment