by

Aniaya Warga, Kades Klis di MBD Ngaku Salah

Kepala Desa (Kades) Klis, Yosias Kliwas mengakui kesalahannya telah menganiaya salah satu warganya, Semuel Lailelleru, tanggal 7 Mei 2021 lalu. Menurut dia, tindakannya itu dilakukan sebagai bentuk perlindungan bagi Semuel Lailelleru, akibat masalah keluarga yang menimpanya.

Menurut Yosias, Semuel Lailelleru diketahui bermasalah dengan istrinya, Sance Nyawikuhi. Sehingga Pemerintah Desa Klis, Kecamatan Moa Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), diminta untuk menyelesaikan persoalan keluarga tersebut.

Beberapa kali proses mediasi dilakukan. Namun tidak membuahkan hasil. Puncaknya tanggal 7 Mei lalu, dimana proses mediasi masalah keluarga itu berjalan alot. Sehingga pihak keluarga Sance Nyawikuhi terlihat emosi.

Karena kondisi itu, terpaksa Yosias mengambil langkah antisipatif dengan menampar Semuel Lailelleru sebanyak tujuh kali.

“Saat berada di balai desa, amarah dari keluarga Sance tidak dapat terbendung. Akhirnya saya mengambil tindakan, menampar Samuel sebanyak tujuh kali, dan tindakan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian,” terang Yosias, kepada koran ini, Senin (10/5)

Terhadap tindakannya itu, Semuel Lailelleru membuat laporan polisi ke Polres MBD, atas dugaan tindakan penganiayaan. Namun laporan itu dimediasi oleh pihak Polres untuk diselesaikan secara damai.

“Saya mengakui tindakan yang saya lakukan kepada Samuel salah. Dan secara bersama disepakati untuk tidak ditindaklanjuti secara hukum,” pungkasnya. (GEM)

Comment