by

Asis Hentihu Terpilih Pimpin PPP Maluku

Asis Hentihu terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Maluku, periode 2021-2024.

Dia dipilih oleh tim formatur yang diangkat pada pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) IX PPP Maluku, yang dilaksanakan selama dua hari, 18 hingga 19 Juni, pekan kemarin.

Ketua DPW PPP Maluku demisioner, Syarif Hadler, mengungkapkan, salah satu agenda Muswil PPP Maluku IX, yakni, memilih kepengurusan baru.

“Tadi, dari 11 DPC PPP ditambah dengan satu Ortom (Organisasi otonom) yang mewakili Ortum tingkat provinsi, sembilan diantaranya ditambah Ortom menjadi 10, telah secara terang-terangan mengusulkan Asis Hentihu sebagai Ketua DPW, Rovik Afifudin sebagai Sekretaris dan Bendaharanya Naufal A. Karim,” ungkap Hadler, Sabtu (19/6).

Dengan adanya kesepakatan tersebut, terang Hadler, tentu nanti akan diamanatkan dalam formatur untuk ditetapkan sebagai kepengurusan DPW PPP masa bahkti 2021-2024.

“Kalau sudah seperti itu, saya kira akan diamanatkan dalam formatur. Bisa ditetapkan sebagai ketua, sekretaris dan bendahara, karena kewenagan itu sudah diatur dalam tata tertib dan akan diformalkan dalam formatur, sesuai amanat yang disampaikan masing-masing DPC dan ortom,” jelasnya.

Hadler berharap, Muswil yang dilaksanakan tersebut dapat merapatkan kembali barisan PPP di Maluku. Sehingga PPP kembali bangkit, sesuai harapan yang disampaikan Wakil Ketua DPP PPP, H. Zainut Tauhid Sa’adil, saat membuka Muswil.

“Dari gambaran, kita lihat bersama dipembukaan Muswil, seluruh sesepuh partai bahkan seluruh perbedaan-perbedaan yang selama ini terjadi, itu sudah tidak ada lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Rovik Afifudin selaku Ketua Steering Committee Muswil PPP Maluku, mengungkapkan, kepengurusan DPW PPP Maluku yang terpilih, merupakan kelompok milenial dari kader mudah terbaik, dari masing-masing terwakilan DPC PPP di Maluku.

Walau merupakan generasi milenial, katanya, namun mereka akan selalu menjadikan orang tua sebagai sandaran, untuk mendapat nasehat dan masukan.

Untuk itu, lanjutnya, agar dapat menyatukan kembali barisan, mereka akan bersilaturahmi ke para sesepuh dan tokoh yang di dalam pribadinya masih memilih PPP, untuk bisa mendapat masukan dan saran untuk bersama-sama membesarkan partai tersebut.

“Kita harus belajar dari dinamika kita selama 10 tahun ini. Tentu itu dijadikan sebagai hikmah dan tidak lagi mengulangi hal-hal seperti itu. Karena selama ini, mungkin banyak sekali rakyat di Maluku yang belum banyak mendapat harapan dari PPP. Namun dengan komposisi kepengurusan yang baru ini, diharapkan dapat menjawab semuanya. Meskipun tentunya itu akan menjadi tantangan bagi kita semua,” pungkas Rovik.(RHM)

Comment