by

ASN Diingatkan Tidak Menjadi Calo

Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Ambon, kembali diingatkan untuk tidak berperan sebagai calo dalam hal apapun. Yakni harus penuhi kewajiban dalam bekerja dan menjauhi larangan yang telah ditetapkan.

Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, Benny Selanno, kepada wartawan, di Balai Kota, Kamis (3/6).Diakuinya, pihaknya banyak mendapat laporan adanya dugaan ASN yang berperan sebagai calo di pasar Mardika. Yang mana sering meminta uang dari para pedagang untuk bisa menempati lapak sementara, pasca revitalisasi pasar Mardika dilakukan.

Ia menjelaskan, ada tiga hal penting dalam peraturan kepegawaian. Yaitu, menjalankan kewajiban, menjauhi larangan dan sanksi bagi pelanggar aturan. Untuk itu, jangan sesekali ASN ada yang bermain dengan aturan.
“Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010, itu tentunya ada tiga hal penting tentang kewajiban, larangan dan sanksi,” ungkap Selanno.
Menurut dia, aturan itu dikeluarkan agar para ASN tidak berani kerja sesuka hati. “Larangan disitu dimaksudkan, agar pegawai negeri sipil (PNS) itu bisa bertingkah laku yang baik dari sisi disiplin,” ujarnya.
Kata dia, pihaknya tidak segan-segan dalam menindak ASN yang sewenang-wenang bekerja untuk merugikan masyarakat. “Kami pasti akan berikan tindakan sesuatu aturan yang berlaku,” tegasnya.
Dia juga meminta seluruh masyarakat, khususnya pedagang yang merasa dirugikan oleh oknum ASN di Pasar Mardika, untuk tidak perlu takut melaporkan ke pihak BKD Kota Ambon. SEhingga para oknum tersebut ditindak sesuai aturan. “Laporkan ke kami,” pesannya.
Dengan begitu, sambung dia, pihaknya bisa berikan tindakan dengan adanya bukti. Sehingga tidak terjadi kesalah pahaman. “Kita tindak sesuai bukti. Kalau tidak ada, kita mau apa? Makanya berani lapor,” pungkas Selanno. (IAN)

Comment