by

ASN Dilarang Keluh Kesah di Medsos

Selain diminta kerja maksimal tanpa imbalan, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy juga melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Ambon berkeluh kesah di media sosial (medsos).

Menurut Richard, jika ada yang ganjil dalam pekerjaan, maka harus ditanyakan. Dan tidak perlu menyampaikan rasa ketidaknyamanan dalam Medsos, sehingga menimbulkan kegaduhan di lingkup Pemkot Ambon.

Walikota dua periode ini juga meminta seluruh pimpinan Organisasj Perangkat Daerah (OPD) agar sering mengingatkan para stafnya lebih bijak menggunakan Medsos. Guna menghindari sesuatu yang membuat citra pemimpin jelek di mata publik.

“Kepala Dinas tolong ingatkan itu staf. Jangan lalu WA, ih, katong (kita) punya gaji tiga belas belum keluar lai (lagi) ?, ” sebut Richard dengan dialek Ambon, saat mempimpin apel pagi bersama ASN Pemkot di Balai Kota, Senin (5/7).

Dirinya menilai, sebagian ASN tidak tahu kondisi keuangan yang dialami Pemkot Ambon. “Saudara tidak mengerti bagaimana beratnya kondisi yang dihadapi,” jelasnya.

Ia juga mengaku, anggaran Pemkot Ambon dipakai untuk skala-skala prioritas. “Kondisi keuangan kita tidak normal. Makanya kita menggunakan untuk skala-skala prioritas. Ini yang harus bisa kita jaga,” harapnya.

Richard menambahkan, agar pimpinan OPD juga bisa melihat hak-hak para staf. Jangan sampai terjadi keterlambatan dalam merealisasikan apa yang sudah menjadi hak para pegawai. (IAN)

Comment