by

Aspal Sirkuit Mandalika MotoGP Didatangkan dari Inggris

PT Indonesia Tourism Development Corporation (PT ITDC) mendatangkan aspal dari Inggris untuk lintasan balap MotoGP di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Kontruksi The Mandalika Aris Joko Santoso mengatakan aspal yang didatangkan bukan aspal sembarangan dengan spesifikasi khusus yang diperuntukkan untuk lintasan MotoGP.

“Aspal khusus ini digunakan untuk melapisi bagian paling atas lintas sirkuit yang memang spesifikasi dipakai untuk MotoGP dan itu diproduksi di Inggris. Kalau untuk aspal bagian bawah dibuat di Indonesia,” ujarnya seperti dikutip Antara, Kamis (17/12).

Selain aspal, ITDC juga mendatangkan Airfence atau pagar pembatas yang berisi angin seperti layaknya balon udara yang akan ditempatkan di pinggiran sirkuit. Untuk Airfence dan saluran didatangkan dari Jerman karena tidak diproduksi di Indonesia.

“Ini spesifik modelnya dan kualitasnya berbeda. Bisa saja di buat di Indonesia tapi untuk itu perlu ada alih teknologi dan jumlah yang besar untuk produksi sehingga bisa dimanfaatkan,” ujar Santoso.

Sementara bahan lain untuk lintasan Sirkuit MotoGP Mandalika, diproduksi dan diambil dari lokal NTB. Di antaranya batu-batu kerikil untuk gravel.

“Kalau untuk bahan-bahan lain kita gunakan produk lokal dari NTB,” ujarnya.

Santoso mengakui bahan-bahan yang diimpor mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. ITDC harus merogoh kocek hingga ratusan miliar.

“Kalau angka pastinya saya lupa, tapi jumlahnya mencapai ratusan miliar. Karena untuk saluran sendiri anggarannya Rp75 miliar,” katanya.

Sirkuit Mandalika saat ini masih dalam proses pengaspalan lintasan. Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 4,31 kilometer dan jumlah tikungan sebanyak 17.

Sirkuit Mandalika bakal menjadi salah satu sirkuit terindah di dunia. Terlebih lokasinya berada di tengah klaster sport dan kawasan pariwisata.
(INT)

Comment