by

Atasi Stunting, Kaper BKKBN Kunjungi Bursel

beritakotaambon.com – Menindaklanjuti instruksi Presiden RI, Joko Widodo dalam mengatasi angka penurunan stunting di Indonesia, Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku Sarles Brabar mengunjungi Kabupaten Buru Selatan (Bursel).

Selama berada di Bursel, Kaper BKKBN Maluku didampingi Sekretaris Perwakilan Koordinator Bidang Pelatihan dan Pengembangan, Humas dan Auditor BKKBN Maluku.

Dalam rilinya yang diterima media ini, Kamis (14/10), kedatangan rombongan BKKBN di Bursel, diterima Wakil Bupati Bursel, Gerson Elieser Selsily di ruang kerja Bupati Bursel, Rabu (13/10).

Sebelumnya dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Bursel, Sarles menyampaikan terima kasih. Karena di tengah-tengah kesibukan sebagai wakil bupati sempat meluangkan waktu menerima kehadirannya bersama jajaran BKKBN.

Bukan hanya sebagai ajang silaturahmi dengan pemerintah daerah setempat, kunjungan tersebut sekaligus untuk berkoordinasi terkait adanya peningkatan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Bumi Fuka Bipulu Bursel, dengan julukan Lolik Lalen Fedak Fena itu.

Baca juga: Hadirnya STIH, Cikal Bakal UNLESA di KKT

“Kedatangan kami ke Bursel, sekaligus untuk menindaklanjuti instruksi Presiden. Bahwa BKKBN diberikan tanggung jawab sebagai ketua penurunan angka stunting,” tegasnya.

Sarles juga meminta, adanya dukungan Pemda Bursel untuk sama-sama dengan mitra kerja lainnya dalam rangka mengatasi masalah stunting, dengan menyiapkan tim pendamping keluarga di setiap Desa dengan melibatkan Bidan Desa, PKK Desa dan Kader.

Dikatakan, untuk mengatasi masalah-masalah kependudukan di Bursel, diharapkan adanya Grand Design Pembangunan Kependudukan. Yang terdiri dari aspek pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas penduduk, pengarahan mobilitas penduduk, pembangunan keluarga serta pengembangan data base kependudukan.

Baca juga:
DPRD Ambon Diduga Rugikan Negara Rp 5,3 Miliar

Lewat kesempatan itu, atas nama Pemda Bursel, wakil bupati menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kapes BKKBN di Bursel.

Selaku Pemda Bursel, sambung gerson, selalu mensupport dan mendukung seluruh Program BKKBN. Terlebih masalah penurunan angka stunting dan penyusunan Grand Desain Pembangunan Kependudukan, untuk memberikan arah dan kebijakan dalam pelaksanaan Program Pembangunan Kependudukan di Bursel.

“Ini juga bagian dari 100 hari kerja sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bursel, yang tetap berkomitmen untuk terus menjalankan Program Kerja yang sudah digagas untuk terlaksana dengan perencanaan yang matang. Sehingga visi dan misi kami dapat tercapai,” papar Gerson.

Baca juga: Pernikahan Dini Terjadi di Bursel, Kemenag Maluku Pilih Bungkam

Menurut dia, di awal pemerintahan saat ini, kehadiran Keper BKKBN Maluku di Bursel lewat prorgam Bangga Kencana, dapat meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat Bursel. Karena bila dilihat dari luas wilayah Bursel dibandingkan dengan jumlah penduduk, masih kurang. Sehingga dengan kehadiran Program KB, lebih difokuskan pada peningkatan kualitas penduduk bukan membatasi.

BKKBN, lanjut dia, dengan Program Bangga Kencana yaitu Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana, dimana Program yang utama adalah Pembangunan Keluarga. Yaitu upaya mewujudkan keluarga berkualitas, berketahanan dan sejahtera yang hidup dalam lingkungan yang sehat pada pada setiap tahapan kehidupan, sehingga kualitas keluarga yang diutamakan. Sementara Program KB hanya sebatas menjaga jarak kelahiran. (RHM)

Baca juga: Memahami Penyebab Munculnya Dengkuran dan Kiat Menguranginya

Comment