by

Babinsa Hadiri Rakor PPKM Mikro Desa Pati

Babinsa Desa Patti, Koramil 1511-01/Tiakur, Kopda Wawan Supriyadi melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama sekertaris desa dan jajarannya, dalam rapat kordinasi (Rakor) pembuatan posko pengawasan dan evaluasi Pemberlakukan Pembatasan
Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro, di kantor Desa Patti, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Selasa (22/6).

Dalam arahannya, Kopda Wawan Supriyadi mengatakan, di wilayah MBD memang masuk zona hijau termasuk Desa Patti. Akan tetapi, seluruh pihak harus patuhi protokol kesehatan Covid 19, guna tetap menjaga zona hijau di wilayah MBD, terkususnya desa Patti.
Untuk itu perlu dilakukan di tingkat bawah mulai keluarga, RT, RW di wilayah desa Patti, Kecamatan Moa, Bersinergi guna pencegahan penyebaran virus Covid 19, ungkap Supriyadi.

Sementara itu, Sekertaris Desa Patti, saat memimpin rakor PPKM mikro mengaku, telah memerintahkan memerintahkan pihak RT, RW dan perangkat desa untuk segera mensosialisasikan serta membuat posko PPKM Mikro di desa tersebut.

Mudah-mudahan Rakor pelaksanaan PPKM mikro ini secepatnya terealisasi dengan lancar. Dan tentu saja bisa menekan angka penyebaran virus COVID-19 di desa Permisan. Yang paling penting pada rapat kali ini, bagaimana meningkatkan koordinasi dan komunikasi serta sinergitas antar RT, RW dengan perangkat tingkat desa, ujarnya.

Dirinya berharap, pelaksanaan PPKM skala mikro ini bisa berjalan dengan baik di wilayah desa Pati dan bisa menekan laju penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kecamatan Pulau Moa.

Dimana Covid-19 masih terus ada, dan tingkat penularannya masih cukup tinggi. Sehingga jangan pernah lelah dan lengah. Namun tetap patuhi protokol kesehatan covid 19 saat beraktivitas.

Kita tingkatkan yang sudah dilakukan selama ini untuk kepentingan kemanusiaan, kepentingan kesehatan bersama. Dan saya juga sangat mengapresiasikan serta ucapkan terima kasih kepada semua masyarakat Desa Patti yang telah mematuhi protokol kesehatan Covid 19 selama ini, pungkasnya. (PEN-151)

Comment