by

Babinsa Minta Kaum Milenial Lebih Produktif

Ambon, BKA- Menghadapi revolusi industri 4.0 dan persaingan bisnis saat ini dan mencegah kenakalan remaja di kalangan masyarakat, Babinsa Koramil 1502-05/ Wahai, Kodim 1502/ Masohi, Sertu Ramli lakukan kegiatan komunikasi bersama pemuda di Desa ADM Tihuwana, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (10/4).

Kegiatan tersebut sekaligus untuk meningkatkan produktifitas di kalangan remaja atau kaum milenial dimasa pandemi saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Ramli Latulanit memberikan arahan, agar para pemuda menjauhkan diri dari minuman keras dan narkoba. Guna mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat.

Dirinya juga memberikan gambaran pemberdayaan lahan yang perlu dikelola, dirawat dan ditingkatkan melalui Koprasil Pemuda. Adapun lahan yang memiliki potensi nilai jual seperti Porang, sere , jahe merah, cabe, semangka, serta tanaman yang sifatnya mudah dalam pengelolaan dan perawatanya.

Sementara itu, Dandim 1502/Masohi Letkol Inf Nunung Wahyu Nugroh mengatakan, untuk kelanjutan dalam peningkatan produktifitas dikalangan pemuda tersebut, perlunya dibentuk kelompok Tani Pemuda, agar mereka benar-benar serius dan terwujud, terlebih di masa Pandemi saat ini.

“Yang mana peluang kerja sangat kecil dampak dari Covid-19, banyak usia produktif kena PHK dan dirumahkan, terangnya, malalui rilis kepada koran ini.

Dipaparkan, peningkatan produktifitas pertanian inilah sektor kunsumsi manusia yang tidak bakal surut dan putus. Bahkan justru hal ini menjadi komoditas exspor.

“Hal ini juga penting untuk dikoordinasikan, dari mulai tingkat desa sampai kepala dnas pemberdayaan masyarakat desa, untuk memberikan regulasi dan jaminan modal usaha. Agar, Pemberdayaan Kelompok Tani Pemuda (KTP) itu dapat tumbuh berkembang dengan baik.

Selain itu, perlu disusun organisasi dan management yang baik guna menghasilkan profil atau keuntungan yang positif mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga maupun Daerah, serta ketahanan wilayah yang unggul. Sehingga dambaan potret petani milenial, dengan proses administrasi yang baik mulai dari tahap Perencanaan, Persiapan, Pelaksanaan dan evaluasi juga dalam proses di lapangan.

Dari mulai Pembibitan, Penanaman. Perawatan, Pemanenan dan Pemasaran/ Penjualan yang tersistem dan pengelolaan managemen yang baik.

“Sangat penting adanya peran pemuda dalam menciptakan peluang dan lapangan kerja. Sehingga kita sebagai pemuda bukan saja mencari kerja, Namun kita sebagai pemuda dapat membuka lapangan kerja. Disinilah pentingnya Priduktifitas dikalangan generasi Milenia terwujud dengan baik. Dengan dibentuknya suatu organisasi kepemudaan agar dapat mengarahkan mereka pada hal-hal yang positif,”.(PEN 151).

Comment