by

Bandar Narkoba Akui Simpan Sabu Sebanyak 100 Gram

beritakotaambon.com – Abdul Hamid Bugis alias Reven, mengakui dipersidangan pengadilan negeri Ambon, kalau memiliki narkotika jenis sabu-sabu yang sudah tersimpan dalam satu plastik besar seberat 100 gram.

Hal ini terdakwa akui, ketika dihadirkan di persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa, dalam sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Rahmat Selang Cs. Sidang dihadiri JPU Kejati Maluku, Isabella Ubleeuw.

Menurut terdakwa, barang terlarang yang ia miliki itu diperoleh tidak memiliki ijin resmi. Terdakwa pun mengaku ditangkap petugas BNNP Maluku saat hendak memberikan satu paket sabu kepada temannya.

“Saya di tangkap waktu itu, ketika saya berikan satu paket sabu kepada teman. Selain itu,di rumah juga ada 10 paket kecil yang sudah kemas dalam plastik kecil, di tambah dengan 100 gram yang di simpan di dalam plastik besar itu,” ungkap terdakwa di persidangan,Kamis (9/9).

Baca juga: Polisi Kumpul Bukti Korupsi 81 Desa di Bursel

Terdakwa mengakui, barang bukti tersebut diperoleh dengan cara membeli dari rekannya di Makassar. “Saya beli di Makassar. Biasanya biaya sabu saya setor uang muka lebih dulu. Setelah sabu terjual semua, baru sisa uangnya di transfer ke pemiliknya di sana,” bebernya.

Pria 32 tahun ini menambahkan, terhadap perbuatan yang dilakukan itu, dia berjanji tidak akan mengulangi lagi.
“Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi yang mulia,” tandas terdakwa.

Usai mendengarkan keterangan terdakwa, sidang ditunda hingga pekan depan untuk agenda tuntutan jaksa penuntut umum.

Sebelumnya, dalam dakwaan jaksa, terdakwa Abdul Hamid Bugis diancam dengan pasal berlapis.

JPU menyebut, terdakwa dinyatakan terbukti secara sah melawan hukum menawarkan untuk menjual, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 bukan tanaman jenis sabu sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat(1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Hal tersebut diperkuat dengan barang bukti yang disita saat penangkapan dengan total berat 105, 76 gram, yang mana 0,12 gram disisihkan untuk pengujian laboratorium dengan hasil positif narkotikan golongan 1 jenis sabu.

Baca juga:
Brimob MBD Patroli Tanggap Bencana

Berdasarkan berita acara pengujian laboratorium dari balai pengawasan obat dan makanan di Ambon tanggal 16 Maret 2021 yang telah melakukan pengujian terhadap 1 paket yang didalamnya terdapat 1 plastik bening yang berisikan serbuk kristal dengan total berat 105,76 gram disisihkan untuk pengujian laboratorium 0,12 gramdan sisa 105,64 gram dengan hasil pemeriksaan Sabu (narkotika golongan 1) positif, sesuai dengan lampiran undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, daftar narkotika golongan 1 poin 61. (SAD)

Comment