by

Bandar Narkoba Duduk Di Meja Sidang

Pengadilan negeri Ambon menggelar sidang perdana kasus bandar narkotika di kota Tual dengan terdakwa Abdul Hamid Bugis alias Reven (32).
Sidang dengan agenda dakwaan, dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum Isabella Ubleeuw dalam sidang yang dipimpin oleh Rahmat Selang Rabu (7/7).

Jaksa penuntut umum menyebut, terdakwa dinyatakan tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual menjual, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 bukan tanaman jenis sabu.

Hal tersebut diperkuat dengan barang bukti yang disita saat penangkapan dengan total berat 105, 76 gram, yang mana 0,12 gram disisihkan untuk pengujian laboratorium dengan hasil positif narkotikan golongan 1 jenis sabu.

“Berdasarkan hasil uji Laboratorium barang bukti terdakwa sebanyak 1 paket yang didalamnya terdapat 1 plastik bening yang berisikan serbuk kristal dengan total berat 105,76 gram disisihkan untuk pengujian laboratorium 0,12 gram dan sisa 105,64 gram,” jelas Isabella.

Sebelumnya, tim gabungan BNN Provinsi Maluku, BNN Kota Tual serta Polres Tual berhasil membekuk terdakwa di Kota Tual yang merupakan warga Jalan Pattimura Kota Tual, sejak Kamis 11 Maret 2021 lalu.
Saat dibekuk, terdakwa sementara melakukan transaksi di depan Rama Indah, di Jalan Watdek Maluku Tenggara. Terdakwa juga didakwa melanggar pasal 112 ayat (1) Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.
Usai mendengarkan dakwaan jaksa, hakim menunda sidang hingga pekan depan untuk agenda pemeriksaan saksi-saksi. (SAD)

Comment