by

Bandara Pattimura Perketat Protokol Kesehatan

Ambon, BKA- PT Angkasa Pura I Cabang Ambon, komitmen untuk lebih memperketat penerapan protokol kesehatan bagi para penumpang maupun petugas pada area Bandara Internasional Pattimura Ambon, guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Pengetatan penerapan protokol kesehatan tetap kami lakukan sesuai dengan surat edaran nomor 9 tim gugus, dan Peraturan Dirjen Perhubungan dalam surat edaran nomor 13. Guna mengantisipasi adanya persebaran Covid-19,” tandas, Shared Services and CSR Manager PT Angkasa Pura I Cabang Ambon, Adityia Wibisono Suwardie, saat dihubungi koran ini, Selasa (22/9).

Ia mengatakan, penerapan protokol kesehatan yang dilakukan meliputi penerapan syarat wajib bagi penumpang untuk memeriksa HAC dan hasil rapid atau swab. Kemudian melapor pada tim gugus covid daerah untuk pendataan KTP bagi penumpang yang masuk maupun keluar Ambon.

“Syarat-syarat tersebut masih tetap berlaku dan belum ada perubahan yakni penumpang wajib menyertakan hasil tes cepat dan tes usap. Yang berlaku selama 14 hari lalu membawa Kartu Tanda Penduduk dan Health Alert Card,” ucapnya.
Ia menjelaskan, untuk mencegah adanya persebaran Covid-19, otoritas Bandara Pattimura telah bekerjasama dengan Pemerintah Daerah serta instansi terkait untuk penerapan protokol kesehatan.

“Selama PSBB untuk yang keluar harus ada rapid tes atau swab, KTP dan mengisi HAC. Sementara yang datang ke Ambon harus periksa HAC, mengisi surat izin masuk Ambon melalui website Pemerintah Kota Ambon,” jelasnya.

Dia juga menyebutkan, rata-rata penumpang per hari yang keluar masuk bisa mencapai kurang 45 persen dari hari biasanya, dan pesawat yang beroperasi sekitar 30 persen per harinya.

“Rata-rata penumpang per hari kurang lebih 1.700 penumpang. Ini menurun jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2019, per harinya bisa mencapai 3.280 penumpang. Sementara pesawat juga mengalami penurunan 30 persen, dengan jumalah di tahun 2019 bisa mencapai 46 kali penerbangan. Sedangkan tahun 2020 periode yang sama, hanya mencapai 32 penerbangan,” pungkasnya. (KJH)

Comment