by

Bangun Konsolidasi Songsong Pemilu 2024

beritakotaambon.com – Partai Golkar Kian merapatkan barisan. Melalui pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) 2021, DPD I Pertai Golkar Provinsi Maluku membangun konsolidasi menyongsong Pemilu 2024.

Rakerda dan Rapimda itu dibuka Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar, Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu (Bapilu), Ahmad Doli Kurnia Tandjung.

Hadir juga Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Edi Langkara, Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung, dan Korlip pemenangan Partai Golkar Maluku.

“Kami harus sukses konsolidasi untuk menang Pilkada, Pileg, dan Pilpres pada Pemilu serentak 2024,” tegas Ahmad Doli, saat membuka Rakerda dan Rapimda DPD I Partai Golkar Maluku di lantai III Swiss-Belhotel, Minggu(26/9).

Ketua Komisi II DPR RI itu juga mengatakan, Rakerda dan Rapimda ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) beberapa waktu lalu, dengan pokok bahasan target mencapai kemenangan yang disesuaikan kondisi daerah masing-masing. Terutama untuk menghadapi Pilpres 2024.

Khusus untuk menghadapi Pilpres mendatang, ungkapnya, Golkar mencalonkan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto, sebagai calon Presiden RI.

Untuk itu, tegasnya, setiap kader partai harus bekerja keras untuk mewujudkan hal tersebut. “Target Golkar memang dalam Pilpres, sehingga ketum kita menjadi Presiden,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, Golkar juga sedang mengukur target kursi legislatif di setiap daerah, baik untuk DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Khusus untuk DPR RI, katanya, Golkar ingin merebut kembali kursi ketua. Namun semua itu hanya bisa dicapai dengan meningkatkan konsolidasi internal.

Untuk itu, Ahmad Doli meminta semua fungsionaris maupun kader Golkar di Maluku, agar tetap solid. Bila ada masalah, dibicarakan secara internal.

“Karena politik ini, pasti ada perbedaan. Tapi harus dianggap biasa-biasa. Saya kira, sebagai partai yang paling tertua, sekarang partai yang dewasa, bahwa tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan dan itu ada masalah koordinasi dan komunikasi antara kita sesama kader partai, khususnya Golkar,” tutupnya. (RHM)

Comment