by

Banjir di Masohi, Ratusan Warga Mengungsi

Ambon, BKA- Pasca banjir yang melanda ibu kota Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), tepatnya di Desa Haruru, Kilometer 7 dan 8 Desa Makariki, serta kilometer 9 Desa Sepa, Kecamatan Amahai, membuat sejumlah warga harus mengungsi di tempat aman, lantas ada sekitar 215 rumah warga dan sejumlah fasilitas umum terendam banjir.

Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi dan Komandan Kodim 1502/Masohi, Letkol Inf. Nunung Wahyu Nugroho, yang mengetahui hal tersebut langsung mendatangi para pengungsi di lokasi pinggiran Kota Masohi.

Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi mengatakan, pasca banjir yang menerjang Desa Haruru, Kilometer 7 dan 8 Desa Makariki, serta kilometer 9 Desa Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, hingga membuat 215 rumah warga dan sejumlah fasilitas umum terendam banjir dan ratusan kepala keluarga mengunsi di tiga lokasi.

“Tadi sekitar pukul 08.00 WIT, bertempat di SD Negeri 1 Waipo, saya bersama pak Dandim melaksanakan peninjauan terhadap para pengungsi korban banjir di Desa Haruru,”kata Kapolres, kepada media, Rabu (26/8).

Menurutnya, peninjauan itu merupakan bentuk perhatian khusus dari jajaran kepolisian dan Kodim Masohi, terhadap para korban banjir yang tersebar di tiga kawasan tersebut.

” Inilah perhatian kami, dan bukan saja untuk mereka tetapi tempat tinggal mereka juga kita bantu untuk melakukan pembersihan rumah para warga tersebut,”ujarnya.

Wanita dengan dua melati dipundaknya ini menambahkan, bukan membersihkan rumah dari korban banjir, tetapi juga dilakukan terhadap lingkungan dikawasan itu.

“Kita akan kerahkan personil kita baik Polres maupun Kodim untuk membersihkan lokasi banjir, namun kita sesuaikan dengan kondisi cuaca,” terang Kapolres.

Orang nomor satu di Polres Maluku Tengah ini turut menyemangati, para korban banjir agar tetap sabar dan tenang, disamping memperhatikan protokol kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut disertai juga pembagian masker gratis sebagai langkah pencegahan penyebaran covid-19.

“Disamping itu juga kami harap agar warga korban banjir bisa patuhi protokol kesehatan terutama penggunaan masker, jaga jarak, dan hindari kerumunan serta menjaga kebersihan diri. Saya dan pak Dandim juga membagikan masker untuk korban banjir, , dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19,”tandasnya.

Dalam peninjauan itu, Kapolres dan Dandim turut didampingi, Kasat Intelkam Polres Maluku Tengah, IPTU J.F Aritonang, Danrmil Amahai Lettu Inf. D.H Pellu, Kapolsek Amahai, Iptu Irwan, Babinsa Haruru, Babinsa Haruru Serda Imran Idris, dan ketua RT 21 Negeri Haruru, Hasan Salampessy. (SAD).

Comment