by

Bankompol Nuri Bersihkan Sampah di Hukurila

Ambon, BKA- Bantuan Komunikasi Kepolisian (Bankompol) Kamtibmas Nuri Maluku, membersihkan sampah-sampah yang ada di tepi pantai Hukurila, kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel). Bakti Sosial ini merupakan program awal yang mendapat respon positif dari masyarakat, camat dan stakeholder lainnya.

Ketua Bankompol Kamtibmas Nuri Maluku, M. Akbar mengatakan, dengan adanya program awal dari Bankompol Maluku, pihaknya mengadakan kerja bakti pembersihan pantai di Hukurila. Kerja bakti tersebut turut dibantu masyarakat Hukurila, Bhabinkamtibmas, anggota polsek dan sejumlah pegawai camat Leitisel.

“Alhamdulilah, kami mengadakan kerja bakti ini mulai pukul 9 tepat sampai selesai. Dan kemudian respon yang diberikan oleh masyarakat Hukurila sangat positif,” ungkap Akbar, kepada wartawan di Ambon, Senin (7/12).

Diakuinya, setelah melakukan kerjaan bakti di kawasan Hukurila, masyarakat disana berharap agar kegiatan tersebut bukan hanya sekali dilakukan, tapi kedepan bisa menjadi rutinitas.

“Mereka (warga) mengharapkan bukan hanya sekali ini untuk Bankompol Kamtibmas Nuri melakukan program kerja ini. Tapi mereka mengharap untuk diadakan secara rutin. Kami juga setelah sampai disana (Hukurila) di sambut baik oleh Raja Hukurila. Harapan mereka ini berjenjang terus,” terangnya.

Akbar menegaskan, apa yang menjadi harapan masyarakat, pihaknya akan mengabulkannya. Intinya untuk kebaikan bersama masyarakat, dan tidak ada maksud lain dari kegiatan bersih-bersih dimaksud.
“Kami dari Bankompol Kamtibmas Nuri sangat-sangat menjunjung tinggi dan kami akan melaksanakan itu,” tandas dia.

Kata dia, pihaknya akan melakukan kegiatan bersih-bersih di seluruh kawasan yang dianggap banyak sampah. Sehingga Kota bertajuk Manise ini, dapat bersih dari sampah. Bahkan bukan saja kegiatan bersih-bersih ini dilakukan di Kota Ambon, tetapi akan masuk hingga Kabupaten-Kabupaten yang ada di Provinsi Maluku.

“Kemudian program-program berikut Bankompol Kamtibmas Nuri akan melakukan kembali lakukan pembersihan pantai-pantai yang tempatnya kotor, khususnya sementara di Kota Ambon. Kita juga berharap, masyarakat Maluku mau menerima Bankompol Kamtibmas Nuri ini untuk bekerja sama dalam hal Kamtibmas, Sosial, dan kemasyarakatan. Itu yang kami harapakan. Mudah-mudahan berikutnya kami dapat menindaklanjuti program-program pemerintah. Apalagi dengan kepolisian, kami akan bekerjasama, ” tegasnya.

Disinggung soal jenis sampah yang paling banyak ditemukan di pantai Hukurila, Akbar mengaku, kebanyakan sampah jenis plastik. Tapi bukan plastik minuman keras (miras) jenis Sopi.

“Di Hukurila itu, mungkin sekitar sepuluh kantong sampah yang kita angkat untuk dibuang pada tempat yang semestinya. Yang kita temukan itu banyak Jenis plastik. Kayaknya itu terdampar dari laut. Kalau saya lihat masyarakat Hukurila, bimbingan dari bapa raja disana sangat bagus. Miras itu sudah dikendalikan, jadi yang kemarin kita angkut sampah itu, semua berasal dari laut,” ucapnya.

Dia menilai sejumlah masyarakat belum sadar dengan kebersihan lingkungan. Untuk itu, diharapkan kedepan masyarakat bisa lebih sadar dengan hal dimaksud. Sehingga setiap daerah di Ambon, bersih dari sampah. (BKA-1)

Comment