by

Bansos Covid-19 2020 Dilaporkan ke Kejari Saumlaki

TANIMBAR-BKA, Kejaksaan Negeri (Kejari) Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), telah menerima laporan terkait aduan bantuan sosial (Bansos) dari dana Covid-19 tahun 2020.

Salah satunya termasuk hibah dana subsidi ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) senilai Rp.875 juta dari total anggaran Rp 39 miliar, yang digelontorkan untuk penanganan pandemi Covid-19 di Bumi Duan Lolat itu.

Kasi Intel Kejari Saumlaki, Falistha Gala, saat dikonfirmasi Koran ini, Kamis (22/7) membenarkan hal itu. Menurutnya, kalau bukan saja persoalan hibah ditubuh perusahaan air minum tersebut yang diterima pihaknya. Akan tetapi juga laporan-laporan hibah bansos pada desa-desa, seperti BLT, hingga bansos dari Pemda tahun 2018, 2019 dan 2020, termasuk hibah dana keagamaan. “Laporan sudah kita terima dan sementara dalam telaan,” bebernya.

Dikatakan, semua laporan yang masuk dan kini telah bergulir dirana hukum membutuhkan penyidikan lebih lanjut. “Jangan sampai ada lari ke kantong pribadi,” tegasnya.

Kendati telah menerima aduan tersebut, pihaknya tidak ingin berkomentar lebih jauh. Pihaknya akan membuat telaah terhadap persoalan bantuan atau hibah tersebut, agar bisa langsung masuk tahap penyilidikan. “Data pendukungnya kan sudah ada. Tetapi kita harus tambah lagi,” sebutnya.

Gala juga akui, terhadap hibah bansos ini, sementara beberapa kasus yang telah berproses di Kejari Saumlaki. Namun dirinya menolak menyebutkan sejumlah kasus tersebut. “Dan belum bisa menetapkan tersangka pada kasus bansos. Pasalnya masih dalam tahap pencarian dugaan perbuatan melawan hukum dan kerugian keuangan Negara,” pungkasnya. (BTA)

Comment