by

Bansos Tidak Merata Bagi Warga Imigran

Ambon, BKA- Warga RT.003/RW.02 Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon mengeluhkan bansos belum memadai. Sudah bertahun-tahun berdomisili dikelurahan Rijali tidak menjadikan mereka bisa mendapat bansos. Mayoritas warga pendatang dari luar Ambon ini mengakui sudah memiliki Kartu Keluarga (KK) sebagai warga Rijali. Meski sudah memenuhi semua persyaratan sebagai warga yang berhak menerima bantuan tetap saja tidak ada satu pun bantuan yang diterima warga pendatang tersebut.

Hal ini pun diakui oleh ketua RT.002/RW.03 Kelurahan Rijali. Diakuinya bansos tidak merata bagi pendatang yang sudah lama berdomisili di kelurahan ini. Wali Kota sendiri sudah pernah memberi ultimatum bahwa setiap warga yang sudah menetap lebih dari enam bulan sudah berhak menerima pelayanan yang sama seperti warga asli setempat.

“Kalau saya sangat adil dalam memasukan data kepada pihak kelurahan, tapi semua kembali kepada kebijakan pihak kelurahan. Untuk warga sini baik yang KK luar Ambon maupun KK warga Ambon saya selalu mendata semua. Tapi kebanyakan hasil yang keluar yaitu penerima bansos hanyalah warga asli kelurahan sini. Saya juga mengerti dan mengakui bahwa kebanyakan warga disini ada warga imigran dari luar Ambon, tapi mereka sudah bertahun-tahun tinggal disini. Bahkan mereka juga sudah mengurus KK sebagai warga kelurahan sini,” Pungkas A Papilaya ketua RT.003/02 Kelurahan Rijali.

Papilaya juga menambahkan bahwa ia sangat teliti mengenai setiap warga yang bertanya soal bansos yang dibagikan agar tidak terjadi kesalahpahaman. ” Jadi saya selalu mengecek setiap warga yang memasukan data untuk menerima bansos. Pernah kedapatan ada warga yang tinggal disini tapi KTP dan KK berasal dari daerah di Kota Ambon, misalnya warga Batu Merah dan Batu Gajah yang kos disini. Untuk itu saya selalu menjelaskan kepada warga bahwa setiap bansos yang ada punya persyaratan sendiri. Jika masih warga kelurahan lain berarti tidak bisa menerima bansos dari sisni. Saya juga menjelaskan bahwa setiap keluarga hanya berhak menerima satu jenis bantuan sosial,” tambahnya.

Papilaya berharap agar kedepannya pihak kelurahan bisa melihat dengan adil keberadaan imigran yang sudah lama menetap di Rijali. “Saya hanya berharap agar kedepanya bila ada lagi bantuan bagi warga yang masuk, mari kita bisa adil dalam membagikanya. Terutama mari kita lihat kepada warga yang memang belum sama sekali menerima bantuan tersebut. Karena bansos yang masuk dari sosial itu merupakan hak warga bersama. Untuk pihak kelurahan saya berharap pemimpin kami bisa melihat semua warga Rijali dengan lebih adil lagi,” tutupnya. (MG-1)

Comment