by

Bantuan Gempa 2019 Tahap I Terealisasi

AMBON-BKA, Sempat diblokir pihak bank, rekening milik 433 Kepala Keluarga (KK) korban gempa bumi tahun 2019 tahap I, telah dibuka dan terealisasi sejak 31 Juli 2021 lalu. Demikian disampaikan Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Demmy Payys, kepada wartawan, Kamis (12/8).

Dibukanya pemblokiran tersebut, kata Demmy, setelah dilakukan koordinasi dengan pihak Bank Negara Indonesia (BNI) setempat. Sehingga ratusan korban gempa bumi yang sudah membangun rumah secara mandiri maupun secara kelopok, bisa menerima hak-hak mereka.

“Tanggal 31 Juli kemarin kan sudah selesai. Kita sudah koordinasi dengan BNI blokir rekening mereka dibuka, untuk mereka bisa nikmati hak mereka,” sebutnya.

Menurut dia, pihaknya sementara melakukan pertanggungjawaban untuk mengajukan permintaan pencairan bantuan gempa bumi 2019 tahap II.

“Jadi saati ini, kita sementara berupaya untuk menyelesaikan pertanggungjawaban untuk kita mencairkan bantuan kepada 2.000 KK untuk yang tahap kedua,” beber Demmy.

Mantan Kasat Pol-PP Kota Ambon ini berharap, di bulan Agustus ini, proses penyelesaian pertanggungjawaban bisa selesai. Agar dapat dikirim langsung ke Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) pada awal September 2021 mendatang.

“Mudahan-mudahan awal bulan September akan datang, tahap kedua ini kita sudah ajukan ke BNPB. Jadi tahap pertama sudah tidak ada masalah lagi,” tuturnya.

Baca juga: Karaoke dan Bioskop Masih Dievaluasi

Terkait pertanggungjawaban, sambung dia, pihaknya hanya mendampingi tim fasilitator untuk menyelesaikan. Sebab, soal pertanggung jawaban bukan menjadi tugas dari BPBD Kota Ambon.

“Inikan baru selesai akhir Juli. Kita sekarang duduk bersama dengan tim Fasilitator untuk selesaikan itu. Kita dampingi mereka. Yang bikin itu fasilitator bukan kami,” ujarnya.

Demmy juga berharap, para korban gempa bumi yang akan menerima bantuan tahap II bisa bersabar. Sebab, pihaknya akan tetap berusaha untuk menyelesaikan seluruh hak-hak korban gempa bumi 2019. (IAN)

Comment