by

Bantuan Sosial Harus Transparan Dan Tepat Sasaran

Ambon, BKA- Wabah virus corona atau pandemi COVID-19 tidak hanya berbahaya bagi mereka yang terjangkit virus kematikan itu tetapi juga dampak kepada warga masyarakat rentan yang kehilangan penghasilan akibat wabah itu.

Pekerja harian yang mendapat upah harian untuk keperluan makan dan kebutuhan lainnya merupakan kelompok masyarakat yang rentan terhadap dampak pandemi COVID-19. Dengan adanya penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), mereka tidak dapat mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Pada kondisi darurat seperti itu pemerintah merentangkan jaring pengaman sosial (bantuan sosial) untuk membantu mereka yang rentan terdampak bencana agar dapat tetap bertahan.

Kepala Penjabat Dsa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon menyampaikan akan memastikan bansos yang dialokasikan bagi warga terdampak PSBB tepat sasaran.

“Pemerintah saat ini telah mengalokasikan beragam bansos bagi warga terdampak PSBB. Termasuk bansos untuk ibu hamil, anak usia dini hingga bantuan Prakerja,” katanya

Dia mengatakan pandemi COVID-19 yang terjadi dengan segala konsekuensinya telah menimbulkan penderitaan bagi jutaan warga. Termaksud warga Desa Wayame

Dalam situasi seperti saat ini, menurut dia, pemerintah memang harus membuat kebijakan untuk membantu warga yang kekurangan.

Ia juga menjelaskan, selama pandemi COVID-19, jutaan pekerja harian di sektor informal dan karyawan kontrak telah kehilangan pekerjaan

“Tidak hanya kehilangan pekerjaan, pekerja harian dan karyawan kontrak itu otomatis juga kehilangan sumber pendapatan mereka. Akibatnya tidak hanya dirasakan para pekerja, melainkan juga istri dan anak-anak mereka,” ujarnya.

Dirinya berupaya agar bansos yang diberikan dari pemerintah akan di berikan bagi warga dengan sangat transparan sehingga warga bisa sedikit merasa terbantu. (BKA-2)

Comment