by

Batu Merah Bentuk Group Tanggap Bencana

Antisipasi bencana alam, Pemerintah Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau , Kota Ambon, membentuk Group Tanggap Bencana lewat akun group WhatsApp (WA). Group ini nantinya akan memantau titik-titik rawan bencana yang ada di lingkungan Desa Batu Merah.
Penjabat Desa Batu Merah, Idrus Buamona mengaku, grup ini telah dibuat sejak kota Ambon masuk musim penghujan. Dalam group ini melibatkan semua RT/RW yang ada di Desa Batu Merah.

“Untuk memantau keadaan di lapangan, kami membentuk grup WA untuk setiap RT dan RW yang ada. Ini sebagai bentuk antisipasi jika saja terjadi longsor mau pun banjir,” terang Buamona, saat dihubungi koran ini, Kamis (20/5).

Dijelaskan, pihaknya telah melakukan pendataan daerah rawan banjir dan longsor pada lingkungannya. Yakni terdapat 3 titik rawan longsor dan 2 titik rawan banjir. Sejumlah titik ini juga telah dilaporkan ke instansi terkait untuk bisa segera dilakukan penanganan.

“Berdasarkan data tahun sebelumnya, titik longsor itu di daerah Rinjani, Gadihu, dan beberapa daerah Arbes. Kalau daerah banjir itu Batu Merah Dalam dan Rinjani bantaran sungai. Kami sudah mengajukan titik tersebut ke Badan Penangan Bencana Daerah (BPBD), untuk bisa diberikan penangan,” paparnya.

Dikatakan, dana desa (DD) telah dianggarkan untuk penanganan. Biaya ini biasanya masuk setiap tahun sebagai anggaran gawat darurat.

Namun karena Batu Merah merupakan kawasan langganan banjir, dirinya tetap menghimbau agar masyarakat yang tinggal di daerah bantaran sungai maupun tebing, agar tetap waspada terhadap bencana banjir maupun longsor.

“Saya menghimbau, warga yang dibantaran sungai untuk tetap waspada. Jika intensitas hujan sudah tinggi dan debit air sudah naik, maka segara lakukan evakuasi. Saya juga menghimbau warga di titik rawan longsor untuk tetap waspada,” pesannya. (BKA-1)

Comment