by

Bawaslu MBD Diduga Berpihak

Ambon, BKA- Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), diduga tidak netral dalam menjalankan fungsi pengawasan jelang Pilkada serentak 9 Desember 2020. Bahkan diduga berpihak terhadap pasangan calon (paslon) nomor urut 02 yang sengaja melanggar aturan kampanye.

Pantauan koran ini, pasangan calon bupati dan wakil bupati MBD, Benjamin Thomas Noach (BTN) dan Ari (BTN-ARI) nomor urut 02 ini sengaja melakukan kampanye Pilkada di desa Lelang, Pulau Sermatang, Kecamatan Mdona Heyra.

Namun kampanye tersebut dilakukan tidak sesuai dengan waktu pelaksanaan yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara pemilu setempat.

Dan berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) nomor 11 tahun 2020, ketentuan waktu kampanye tatap muka berlangsung pada pukul 09.00-18.00 WIT. Akan tetapi, Panwascam MdonaHeyra terkesan membiarkan pasangan nomor urut 02 itu melakukan kampanye pada pukul 20.00 WIT.

Akibatnya, kredibilitas Bawaslu MBD turut dipertanyakan masyarakat MBD, tentang aturan berkampanye yang telah diatur dalam PKPU nomor 11 tahun 2020 untuk masing-masing pasangan calon bupati maupun wakil bupati.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten MBD, Jemris Jonas Demmy, saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui hal tersebut. Dirinya memastikan, akan melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan kampanye itu. Sebab, belum ada laporan dari pengawas di tingkat kecamatan.

“Oh Ia ibu, Beta (saya) juga belum dapat informasi terkait hal ini. Dan juga sampai sekarang belum ada laporan ke pengawas sesuai tingkatan. Beta cek di kecamatan dulu baru beta info,” singkat Jemris, kepada koran ini, Kamis (5/11). (BKA-3)

Comment