by

Belajar Daring Uji Kompetensi Guru

Ambon, BKA- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon lewat Dinas Pendidikan (Disdik), mengintruksikan agar semua Kepala Sekolah (Kepsek) mendorong para guru meningkatkan kompetensi. Terutama dalam mendukung kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Hal itu penting dilakukan, agar guru tidak hanya pandai menggunakan aplikasi PJJ, tapi juga mampu meramu strategi yang tepat guna meningkatkan motivasi belajar siswa.

Materi pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang dibuat guru harus lebih kreatif dan inovatif, dan tidak monoton, agar siswa tidak merasa jenuh dalam mengikuti pelajaran secara PJJ.

“Lewat intruksi Dinas Pendidikan, kita dimintakan untuk menghimbau kepada setiap guru, agar sebelum memulai proses belajar mengajar, perlu ada video pembelajaran untuk dikirim kepada dinas. Bukti video yang kita kirim itu, akan dijadikan sebagai referensi pihak dinas. Bahwa selain mereka memastikan proses belajar Daring tetap berjalan, kompetensi guru pun akan diuji lewat video pembelajaran yang dibuat,” ujar Kepala SD Negeri 5 Ambon, Amir Suailo, Kamis (10/9).

Selama PJJ, kata Suailo, berbagai kebijakan terus diambil oleh pihak dinas. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap proses pembelajaran yang dilakukan saat ini.

Dalam berbagai kebijakan itu, kompetensi guru terus menjadi perhatian. Karena PJJ sangat membutuhkan muatan materi pelajaran yang kreatif dan menarik. Sehingga kebijakan yang diambil oleh pihak Disdik Kota Ambon saat ini sudah sangat tepat, guna menjawab kebutuhan siswa saat ini.

“Ini yang perlu diapresiasi, bahwa dinas juga turut membantu para guru di saat seperti ini. Berbagai upaya terus dilakukan untuk memudahkan guru selama proses PJJ. Kita berharap, semua yang diajarakan kepada guru dapat bermanfaat. Misalnya saat ini, para guru sementara dilatih untuk mengikuti sosialisasi terkait pembelajaran menggunakan aplikasi baru, yakni, aplikasi kuisis. Jadi yang diharapkan dari berbagai pelatihan itu, guru bisa mengaplikasikannya lewat video belajar yang dibuat. Dan sebagai Kepsek, kita terus dihimbau untuk memantau bagimana kemampuan guru untuk melakukan model-model penilaian dan pembelajaran, sehingga anak tidak diabaikan. Karena lewat apa yang mereka lakukan, akan diuji. Sehingga ini bentuk pengawasan terhadap kompetensi guru,” pungkas Suailo. (LAM)

 

 

Comment