by

Belajar Efektif Mengharuskan Tatap Muka

Ambon, BKA- Kalau ingin belajar efektif, maka pola pembelajaran harus dilakukan secara tatap muka. Tidak bisa dilakukan secara jarak jauh, seperti yang dilakukan saat ini.

Kepala SD Negeri 3 Ambon, Lin Was, mengatakan, selama pola pembelajaran jarak jauh (PJJ) masih dilakukan, siswa tidak akan belajar efektif. Sebab mereka sudah terbiasa dengan belajar tatap muka.

“Jika menginginkan pembelajaran efektif, harus lewat tatap muka. Tidak bisa secara Daring. Ini yang harus menjadi perhatian pemerintah. Bahwa memang kita masih zona orange, tapi tidak harus begini terus,” kata Was, Rabu (23/12).

Selain pemerintah mengupayakan untuk keluar dari situasi pandemi Covid-19, perlu juga ada kebijakan untuk melihat persoalan pendidikan ditengah pandemi. Karena menurut Was, jika PJJ tetap dilakukan, anak-anak semakin tertinggal. Baik dari segi kualitas ilmu pengetahuan maupun karakter.

“Misalnya, rata-rata tugas yang diberikan untuk anak kerjakan di rumah, selalu benar semua. Pertanyaannya, apakah hasil pekerjaan siswa itu murni kerja siswa atau orangtua yang kerjakan. Artinya, pendampingan atau pengawasan dari orangtua kepada anak, bukan untuk kerjakan tugas. Tapi bagaimana mendampingi, supaya ketika anak tidak mengerti materi, langsung sampaikan kepada guru. Bukan orangtua kerja tugas anak di rumah. Kalau kondisi ini tidak diantisipasi, maka kedepan tidak tahu dengan kualitas anak-anak ini,” paparnya.

Dengan demikian, dia meminta agar selain belajar Daring, pemerintah juga dapat mengijinkan belajar tatap muka di tahun 2021, dengan tetap menggunakan protokol kesehatan.

“Supaya tidak belajar Daring terus. Karena memang berdasarkan hasil evaluasi selama PJJ ini, kualitas anak menurun. Kalau bisa, tahun depan ini, tidak hanya belajar Daring. Perlu juga tatap muka, supaya bisa memenuhi kebutuhan belajar anak di masa pendemi ini,” pinta Was. (LAM)

Comment