by

Belajar Tatap Muka Bisa Dilakukan di Sekolah

Ambon, BKA- Kepala SD Negeri 13 Ambon, Abdullah Waliulu, mengatakan, jika pemerintah mengijinkan sekolah mengatur teknis pembelaran, maka belajar tatap muka bisa saja dilakukan.

Bukan sekedar dilaksanakan begitu saja. Namun hal itu harus ditopang dengan fasilitas dan peralatan kesehatan. Kemudian pengaturan teknis belajar mengajar di ruang kelas.

Menurutnya, jika kedua hal tersebut diatur dengan baik, dia memastikan proses belajar tatap muka dapat dilakukan dengan aman.

“Enam hari dalam satu minggu bagi saya, itu waktu yang panjang juga kalau kita atur belajar tatap muka sesuai protokol kesehatan. Misalnya, setiap hari kita atur jam pembelajaran. Kalau memang benar-benar cegah Covid-19, satu kelas kita atur hanya 5 orang saja. Yang penting 1 hari itu kita manfaatkan secara baik. Jadwal kita atur dan serahkan ke orangtua. Supaya pada jam tertentu, orangtua mengantarkan anak ke sekolah. Nah, kalaua diatur seperti begitu, saya kira bisa kita buka sekolah saja. Yang penting dijinkan dulu,” paparnya.

Hal itu, katanya, penting untuk dilakukan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal. Sebab selama kurang lebih 10 bulan, anak-anak tidak lagi mengikuti pembelajaran dengan baik.

“Persoalan kita sekarang adalah bagaimana mengatur pola belajar supaya kembali efektif. Tapi kalau tetap PJJ, maka sama saja. Jika hanya tatap muka yang bisa buat belajar efektif, maka satu-satunya cara adalah kita pikirkan solusinya. Yang penting, kita punya fasilitas, kemudian sudah atur jarak dalam ruang kelas,” pungkas Waliulu. (LAM)

Comment