by

Belajar Tatap Muka Perlu Koordinasi Dengan Orangtua

Ambon, BKA- Kepala SD Inpres 28 Nania, Stev Salmon, mengungkapkan, koordinasi dengan orangtua sangat diperlukan, bila sekolah ingin kembali melakukan proses belajar mengajar tatap muka di sekolah.

Memang, ungkapnya, ada kabar kalau Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berencana mengeluarkan kebijakan belajar tatap muka di sekolah, bila Kota Ambon berstatus zona kuning atau hijau dalam waktu dekat.

“Itu perlu diperhatikan juga, kalau mau belajar tatap muka. Kemarin itu ada informasi, yang katanya, bulan Desember ini sudah belajar tatap muka, tapi sesuai protokoler kesehatan. Memang kita belum bangun koordinasi dengan orangtua. Karena belum ada informasi resmi dari dinas (Dinas Pendidikan) untuk pihak sekolah, jadi masih tunggu saja. Jika sudah ada komando dari dinas, maka kita akan bicara dengan orangtua,” kata Salmon, Selasa (10/11).

Koordinasi antara pihak sekolah dengan orangtua sangat diperlukan terkait hal itu. Karena sekolah tidak bisa serta-merta memaksa setiap siswa untuk masuk sekolah, tanpa ijin dari orangtua.

“Kalau orangtua mengijinkan anak masuk sekolah, kita akan siap. Tapi jika tidak mengijinkan, maka kita pun tidak bisa paksakan mereka. Karena ini soal kesehatan dan keselamatan juga,” bebernya.

Terkait kesiapan sekolah, lajut dia, semuanya sudah dipersiapkan. Mulai dari pengadaan masker, tempat cuci tangan, alat pengukur suhu, hingga peralatan lainnya. Sehingga tinggal menunggu intruksi dinas untuk membuka sekolah.

“Untuk fasilitas kesehatan, kita dari sekolah sudah siap. tinggal kita tunggu komando dari dinas dan persetujuan dari orangtua, lalu kita kembali belajar tatap muka,” tutupnya.(LAM)

Comment