by

Belasan Karaoke Masukan Permohonan Beroperasi

Ambon, BKA- Menanggapi pernyataan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy terkait akan dibukanya tempat usaha karoke yang bersifat keluarga, belasan pemilik usaha itu telah masukan permohonan izin beroperasi ke Pemerintah Kota Ambon.

Sayangnya, permohonan tersebut belum dapat disetujui. Sebab, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Ambon belum melakukan peninjauan secara langsung pada belasan tempat karaoke dimaksud.

“Inikan masih Ramadhan, jadi belum bisa ditinjau. Kemungkinan habis lebaran. Yang sudah masukan permohonan sekitar 15 lebih,” ungkap Koordinator Budaya Satgas Covid-19 Kota Ambon, Rico Hayat, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (20/4).

Rekomendasi untuk pembukaan tempat usaha itu, terang dia, harus ada laporan dari tim Satgas Covid-19 yang melakukan peninjauan. Sehingga pihaknya tidak berani mengambil keputusan yang dapat menimbulkan tingkat penularan Covid-19.

“Tim belum turun tinjau, sehingga kita juga tidak dapat berikan rekomendasi. Peninjauan itukan, terkait hal teknis. Apakah tempat karoke ini bisa beroperasi di tengah pandemi atau tidak. Karena saat ini Kota masih dalam kondisi wabah Covid-19,” cetusnya.

Bukan saja itu, pihaknya juga sementara mengambil data para pemilik usaha untuk mengikuti program penyuntikan vaksin. Guna meningkatkan kekebalan tubuh agar tidak gampang terpapar virus mematikan yang hingga kini masih mewabah di Kota Musik Dunia ini.

“Mereka ini kita lagi data untuk vaksinasi. Karena itu persyaratan pertama yang harus mereka ikuti, untuk tempat usaha mereka bisa beroperasi di tengah pandemi. Baik pemilik maupun petugas di tempat karoke itu harus vaksin. Semua ini juga untuk kebaikan bersama. Sehingga Covid-19 ini dapat ditekan penularannya,” kunci Kadis Pariwisata ini. (IAN).

Comment