by

Belum Ada Desa Terkena Masalah Hukum

Ambon, BKA- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Buru, M. Yamin Maskat, menegaskan, belum ada desa di Kabupaten Buru yang terlibat masalah hukum terkait pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Sebagian besar di Kabupaten Buru yang menjabat sebagai kepala desa rata-rata pejabat dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), untuk melanjutkan pemerintahan di tingkat desa.

Memang, ungkapnya, untuk sementara sebagai besar penjabat kepala desa inikan banyak yang karateker, karena semua sudah selesai masa tugasnya.

“Jadi sementara ini karena belum bisa melaksanakan pemilihan kepala desa, karena ada peraturan-peraturan menyangkut dengan pemilihan kepala desa yang tidak bisa dilaksanakan sekarang karena kondisi Covid-19. Kemungkinan kita akan laksanakan di 2021,” kata Yamin, kepada koran ini, di ruang kerjanya, Selasa (10/11).

Dengan menjabatnya para penjabat, dia menambahkan, mereka adalah orang-orang pilihan untuk membangun desa di Kabupaten Buru.

“Dengan demikian penjabat yang turun ini kan semua pegawai negeri, artinya dengan sendirinya orang-orang yang turun itu orang-orang pilihan tho. Dengan adanya mereka kesana (desa), ada perbaikan sangat signifikan, karena pegawai yang kesana jadi dari segi pertarung jawaban administrasi semua bagus,” ungkapnya.

Kata dia, jadi dengan dilaksanakan tugas oleh penjabat ini rata-rata perbaikan administrasi keuangan bagus, sehingga pelaksanaan pembangunan di desa juga bagus.

“Jadinya di Buru ini tingkat permasalahan yang kami hadapi secara hukum sangat kecil. Di Buru belum pernah ada masalah hukum. Biasa masalah administrasi saja. Tapi kalau masalah-masalah hukum, itu kurang,” ungkapnya.

“Mereka kerja baik, hanya administrasinya saja yang memang harus diperbaiki itu banyak. Tapi rata-rata kerjanya bagus. Di Buru belum ada yang terlibat hukum,” tuturnya.

Jika ada penjabat dalam melaksanakan tugas dinilai tidak maksimal, maka tidak segan-segan untuk dicopot dari jabatannya.

“Kalau ada penjabat yang lambat dan kinerjanya kurang bagus, kami cepat ganti dengan yang baru, yang kira-kira memadai,” pungkasnya. (MSR)

Comment