by

Belum Ada Informasi Bantuan Kuota Belajar

Ambon, BKA- Kepala SMA Negeri 12 Ambon, Frederik Thomas Pentury, mengaku, belum mendapatkan informasi terkait bantuan kuota belajar tahun 2021. Sehingga belum dapat memperbaruhi data-data siswa maupun para guru pada Dapodik sekolah.

“Belum ada informasi resmi untuk perbaruhi data penerima kuota belajar ini, makanya kita belum kroscek data yang sudah dikirim di Dapodik tahun kemarin,” ungkap Pentury, Selasa (2/3).

Pada 2020 lalu, hanya sebagian siswa di sekolah itu yang menerima bantuan kuota belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sehingga dia siap untuk memperbaruhi data siswa, jika itu bisa dilakukan untuk mendapatkan bantuan kuota belajar untuk tahun ini.

“Karena pada tahun kemarin itu ada siswa yang tidak terima bantuan. Tidak tahu persoalannya apa. Jadi kalau memang ada bantuan lanjutan, nanti kita kroscek lagi sesuai yang diminta,” tuturnya.

Sebab menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu siswa maupun guru dalam proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Dengan demikian, pihaknya akan mengupayakan untuk memperbaruhi data khusus siswa yang tidak menerima bantuan tahun 2020.

“Akan kita kroscek, data siswa yang belum dapat bantuan. Karena yang sudah pasti, siswa yang terima bantuan tahun kemarin akan terima lagi di tahun ini. Artinya, jangan sampai sekolah justru yang disalahkan, lantaran tidak semua siswa terima bantuan itu. Nah, mudah-mudahan di tahun ini, semua siswa dan guru bisa terima bantuan itu,” harapnya.

Untuk diketahui, operator di masing-masing satuan pendidikan tinggal mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) untuk nomor ponsel yang berubah, ataupun nomor yang baru didaftarkan pada laman yang telah ditentukan.

Laman yang disediakan untuk sekolah mengunggah SPTJM nomor baru dan nomor ponsel yang berubah, yakni, http://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id untuk jenjang Paud, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Serta laman http://pddikti.kemdikbud.go.id untuk jenjang pendidikan tinggi. (LAM)

Comment