by

Belum Ada Pelanggaran Prokes di Tempat Ibadah

beritakotaambon.com – Pasca tempat ibadah dibuka kembali dengan kapasitas 25 persen, Satgas tingkat desa/negeri dan kelurahan pada lima kecamatan di Kota Ambon, belum temukan adanya pelanggaran protokol kesehatan (prokes).

Camat Sirimau, M. A Waliulu menyebutkan, untuk kecamatan Sirimau sendiri sesuai hasil pantauan Satgas desa, kelurahan, masyarakat sangat mengedepankan prokes. Dan kesadaran masyarakat tentang prokes diangap lebih baik dari sebelumnya.

“Yang kita lihat selama ini, masyarakat shalat di tempat Ibadah, tidak ada masalah. Mereka selalu mengikuti aturan pemerintah tentang protokol kesehatan,” tandas Waliulu, kepada wartawan, Rabu (18/8).

Baca juga: Harga Sembako di Pasar Gemba Stabil

Dia berharap, kesadaran ini bukan saja di tempat ibadah tetapi bisa diterapkan di mana saja, ketika seseorang melakukan aktivasi di luar Rumah. Karena ini untuk kebaikan bersama.

Waliulu juga mengaku, pihaknya sering menemukan pelaku kuliner malam yang masih melanggar protokol. Bahkan para pedagang tersebut belum mengindahkan aturan pemerintah yang telah tertuang dalam PPKM level III. Dan aturan tersebut dipatuhi, hanya ketika ada satgas.

“Ini terlepas dari tempat Ibadah, terkait kuliner malam. Yang agak melanggar aturan yaitu kuliner malam. Mereka kalau ada petugas operasi mereka tutup. Tapi kalau petugas pergi mereka buka lagi,” heran dia.

Disinggung berapa banyak pelaku kuliner malam yang pernah ditemukan tidak patuhi aturan tersebut, Waliulu menambahkan, hanya sebagian kecil pedagang yang sering melanggar aturan jam operasional.

Baca juga:
Tim PPKM Hative Kecil Pantau Prokes di Lingkungan

“Saya juga berharap situasi Covid-19 ini segera selesai. Sehingga masyarakat di Kota Ambon bisa menjalani roda perekonomian seperti biasa. Tanpa ada virus yang mengancam,” pintanya. (IAN)

Comment