by

Belum Divaksin, Nakes Akan Diberi Obat

Ambon, BKA- Sesuai target Pemerintah Kota Ambon, tenaga kesehatan (Nakes) yang akan menjalani vaksinasi Covid-19 sebanyak 3.844 orang. Namun dari 2.157 Nakes yang terdaftar, baru 1.261 yang disuntik vaksin Sinovac. Sementara 896 tenaga kesehatan (Nakes) yang belum divaksinasi, akan diberikan obat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy menyebutkan, para nakes yang belum mengikuti program vaksinasi Covid-19 tersebut, karena tidak lolos skrining.

“Ada beberapa yang di tunda nah itu nanti mereka diberikan obat, kemudian mereka akan divaksin kembali. Misalnya hipertensi kemudian diabetes yang pada saat skrining tidak lolos di meja skrining, karena tensinya tinggi. Itu mungkin karena takut,” duga Wendy, Rabu (27/1).

Dijelaskan, para nakes tersebut nantinya akan diberikan waktu tiga hari untuk beristirahat. Setelah itu, para nakes yang tidak lolos skrining akan dilakukan rapid test terlebih dahulu, sebelum disuntik vaksin Covid-19.

“Sebagai manusiawi kan, jadi mereka diberikan waktu untuk menunda 3 hari. Kemudian mereka akan di lakukan repid kembali,” bebernya.

Wendy mengaku, pihaknya akan betul-betul memantau para nakes yang belum mendapat penyuntikan vaksinasi Covid-19. Sehingga proses vaksinasi akan berjalan aman dan lancar.

“Misalnya hipertensi diberikan obat hipertensi kemudian dipantau lagi, kalau tensinya sudah kembali normal baru yang bersangkutan bisa dilakukan vaksinasi kembali. Olehnya itu, kita harus mencapai hard comunity 70 persen. Sehingga mereka-mereka yang tidak bisa dilakukan vaksinasi, terlindungi dengan kelompok-kelompok yang sudah tervaksin. Seperti itu,” terang dia.

Dia menambahkan, para nakes yang sudah terdaftar untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19, bakal disuntik vaksinasi. Namun harus mengikuti prosedur. Dan apabila tidak lolos skrining maka diberikan waktu untuk istirahat.

“Jadi yang tidak bisa diberikan tadi itu jumlahnya yang sekian, yang sudah terdaftar. Yang sekian yang baru di vaksin, salah satunya ada yang tidak bisa diberikan pada yang terkonfirmasi seperti itu. Jadi hanya mereka yang betul-betul lolos skrining, itu yang kita berikan,” tukasnya. (IAN)

Comment