by

Belum Tentu Semua Kepala Daerah Divaksin

Ambon, BKA- Sudah menjadi instruksi Presiden RI, Joko Widodo, kalau setiap kepala daerah menjadi orang pertama yang disuntk vaksin Covid-19.

Namun kebijakan tersebut belum tentu dapat dilakukan kepada seluruh kepala daerah. Sebab ada sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan.

“Memang betul, sesuai petunjuk bapak presiden, para gubenur, bupati dan walikota, serta pemerintah daerah dibawahnya. Sesuai batas umur, 18 sampai 59 tahun. Kita sendiri belum tahu, pak gubernur umur berapa? Tapi nanti ada proses atau tidak, itu nanti ada syaratnya. Sama halnya dengan kepala daerah lainnya,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Dr. Doni Rero, Rabu(6/1).

Selain itu, Doni menyampaikan kalau semua kabupaten/kota di Provinsi Maluku sudah siap untuk melaksanakan vaksinasi vaksin Covid-19.

Memang sebelumnya, katanya, dari 11 kabupaten/kota yang ada di Maluku, hanya 7 kabupaten/kota yangsiap melaksanakan vaksinasi. Namun saat ini, semua sudah siap untuk melaksanakan itu.

“Jadi 11 kabupaten kota sudah siap melaksanakan vaksinasi. Tinggal hanya yang dilakukan. Masing-masing kabupaten kota akan berkordinasi dengan pihak BPJS, dengan menginput aplikasi Primary Care (P-Care) untuk pelayanan vaksinasi. Dan itu nanti akan diberikan username password oleh pihak BPJS,” jelasnya.

Untuk itu, katanya, hanya tinggal menunggu dilakukan proses vaksinasi di masing-masing kabupaten/kota, termasuk didalamnya pelatihan bagi para tenaga yang akan melakukan vaksinasi. Sebab tahap peratama akan diperuntukan bagi tenaga kesehatan, termasuk orang-orang yang bekerja dilingkup pelayanan kesehatan, baik sopir, cleaning service dan adiminstrasi.

“Boleh saya katakan, bahwa Maluku sudah siap untuk melakukan vaksinasi di daerah masing-masing. Sehingga tinggal hanya berkoordinasi dengan pihak BPJS untuk langkah-langkah selanjutnya,” pungkasnya.(RHM)

Comment