by

Bendungan Waebini Ambruk Terbawa Banjir

Ambon, BKA- Bendungan Waebini yang selama ini menjadi sumber air bagi petani untuk mengairi sawah di Desa Savanajaya, Kecamatan Weapo, ambruk dihantam banjir.

Penjabat Kepala Desa (Kades) Savanajaya, Sukirman, mengatakan, ambruknya bendungan tersebut disebabkan oleh hantaman pohon besar dan bebatuan yang hanyut terbawa banjir, kemudian menghantam dinding bendungan.

“Hancurnya Bendungan Waebini itu karena terjadi hujan di atas (hulu sungai, red-) dan membawa banjir serta pohon-pohon kayu besar dan batu-batu besar dan menghantam bendungan ini,” kata Sukirman, kepada BeritaKota Ambon, Selasa (26/1).


Karena peristiwa itu, para petani diprediksi akan mengalami mengalami gagal panen. Sebab banjir meluap masuk ke lahan persawahan mereka. Tentu saja itu akan sangat merugikan masyarakat petani setempat.

“Air itu yang digunakan untuk mengairi persawahan di Desa Savanajaya. Yang diairi itu seluas 275 hektar. Tapi karena banjir, padi yang baru saja di tanam, sebagian terendam air,” ungkapnya.

Untuk meminimalisir kerugian petani akibat ancaman gagal panen, warga Savanajaya bergotong rotong untuk mendapatkan air.

“Sementara ini kita masih kerja bakti. Karena air tidak lagi mengikuti saluran yang biasanya, maka kita membuat saluran baru untuk memasukkan air dari atas Bendungan Waebini,” ujarnya.

Dia berharap, pemerintah bisa membantu untuk secepatnya memperbaiki kembali Bendungan Waebini. “Harapan kami, untuk secepat mungkin atau segera mungkin bendungan itu diperbaiki atau dibangun kembali, supaya dapat mengairi persawahan petani yang ada di Savanajaya.” pungkasnya. (MG-1)

Comment