by

Bentrok Kembali Pecah di Kudamati

Bentrokan antar dua kelompok warga kembali terjadi di kawasan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, sekitar pukul 18.55 WIT, Selasa, (1/6). Peristiwa ini tepatnya terjadi di jalan Dr. Kayadoe Kudamati, depan SD Negeri 21, 38 Ambon. Dari insiden itu, satu warga terkena lemparan batu.

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Izack Leatemia dalam keterangan Pers mengatakan, insiden saling lempar batu itu dilakoni antara kelompok pemuda di Farmasi Atas melawan Pemuda Lorong Dua Hagel.

Berdasarkan keterangannya, korban Richard Korlowey (31), sekira pukul 18.40 WIT hendak mengantar penumpang ke arah Farmasi Atas. Saat kembali, dan melewati depan Gereja Christy Natalia, korban yang adalah tukang Ojek ini dihadang dan dipukuli salah satu pemuda Farmasi Atas, Kudamati.

“Korban yang sudah dipukul kemudian takut dan bergegas memutar balik motornya kembali ke kudamati Tugu Dolan,” ujar Leatemia, kepada wartawan, Selasa (1/6).
Tak terima dipukuli, ucap Leatemia, korban bersama rekannya pergi menanyakan kelompok pemuda Farmasi Atas, mengapa sampai korban di pukul. Namun saat itu juga, sekelompok pemuda dari dalam lorong Farmasi Atas keluar melakukan aksi pelemparan batu dan botol ke arah depan SD Negeri 21 dan 38 itu ke arah sekelompok pemuda Lorong Dua Hagel. Sehingga terjadi saling lempar batu.
Menurutnya, berdasarkan pengakuan dari salah satu saksi, berinisial DS (33), awalnya saksi sementara mengantarkan penumpang ke arah Farmasi Atas. Namun saat tiba di depan salah satu kios, saksi melihat salah satu pemuda Tugu Dolan memukul korban Richard Korlowey.
Saat itu, saksi yang berprofesi sebagai tukang ojek itu, melihat langsung kalau korban dipukul pemuda Farmasi Atas didepan Gereja Christy Natalia.

Sehingga ketika Polisi menerima laporan dari masyarakat, sekitar pukul 19.00 WIT langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Anggota gabungan dari SPK Polresta Ambon, Polsek Nusaniwe, PRC Polresta Ambon dan PRC Samapta Polda tiba di TKP dan langsung membubarkan kedua kelompok tersebut dengan menembakkan gas air mata.
“Akibat dari kejadian tersebut korban Fredek Pattiasina, 45 tahun mengalami luka tepat pada bagian hidung akibat terkena lemparan batu,” bebernya.
Saat ini, sambung Leatemia, Kabag Ops Polresta Ambon bersama Kapolsek Nusaniwe dan Babinsa Kelurahan Kudamati sedang berada di TKP. Guna mengumpulkan tokoh pemuda maupun masyarakat untuk mengantisipasi adanya insiden susulan.
‚ÄúSampai dengan saat ini, situasi pada TKP masih tetap terpantau aman dan terkendali. Untuk personil masih standby mengantisipasi kejadian susulan,” jelasnya. (SAD).

Comment