by

Berantas Calo, Dukcapil Ambon Perketat Pengawasan

Pasca ditemukan tiga orang calo KTP dan KK yang memungut uang dari masyarakat sebesar Rp 200.000 per orang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon mulai memperketat pengawasan dengan melakukan razia di kantor Dukcapil.

Hal ini, untuk mencegah sekaligus memberantas para calo saat melakukan aksinya serupa untuk kedua kalinya. Pasalnya belum lama ini, Kepala Disdukcapil Ambon, Marcella Haurissa menangkap basah tiga calo beserta satu pegawainya yang memungut uang dari masyarakat di lingkungan kantor.

Dan setelah tiga calo itu diloloskan untuk tidak ditindaklanjuti ke pihak yang berwajib. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, memeriksa satu ASN yang bertugas di Dukcapil Ambon, karena diduga terlibat dalam aksi para calo tersebut.

“Kami akan gencar lakukan razia, sehingga tidak ada peluang bagi calo untuk melancarkan aksinya. Pokoknya, pengawasan di kantor Dukcapil Kota Ambon, akan lebih diperkarakan. Ini bertujuan agar, kejadian seperti beberapa waktu lalu, tidak terulang kembali” tegas Haurissa, kepada wartawan di Ambon, Selasa (8/12).

Marcella juga memperingatkan seluruh ASN di jajarannya, untuk berhati-hati dalam melayani masyarakat. Sebab, tidak tahu, apakah masyarakat yang datang calo atau tidak.

Menurutnya, kali kedua jika ditangkap masih ada calo yang berani melakukan aksi tak terpuji itu, maka, tidak segan-segan mereka akan langsung dilaporkan ke pihak yang berwajib.

“Saya sudah tegaskan jangan dilayani. Ini agar mereka benar-benar mendapatkan efek jerah. Bahkan, kalau melayani, saya juga katakan kepada pegawai, agar jangan minta imbalan apapun,” pesannya.

Haurissa juga menghimbau, agar masyarakat tidak lagi menggunakan jasa calo untuk proses pembuatan KTP, KK, Akte Kelahiran atau sebagainya.

Ditambahkan, jika masyarakat ingin mengurus dokumen administrasi kependudukan di Dukcapil Kota Ambon, lebih baik datang dan lakukan pengurusan sendiri. Agar tidak terjadi masalah. Karena, pelayanan Disdukcapil Ambon tidak memungut biaya atau uang.
“Kalau mau datang pengurusan, silahkan berurusan dengan pegawai. Jangan berurusan dengan calo. Sebab segala jenis pengurusan di Disdukcapil Kota Ambon, semua gratis tanpa ada pungutan biaya apapun,” pungkasnya. (BKA-1)

Comment