by

Berkas Pengedar Narkoba Dirampungkan

beritakotaambon.com – Berkas perkara tersangka BL, yang dijerat dalam kasus narkoba, saat ini sedang dirampungkan Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease.

“Perampungan berkas perkara ini dalam rangka pelimpahan berkas tahap I ke jaksa penuntut umum Kejari Ambon untuk diteliti,” jelas Kasat Narkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, AKP Jufry Jawa, kepada Beritakota Ambon, Minggu kemarin.

Menurutnya, sejak tersangka di tahan, petugas langsung melakukan pemeriksaan Laboratorium untuk menguji barang bukti narkotika milik tersangka.

“Jadi hasil barang buktinya sudah keluar, berdasarkan hasil uji lab, barang bukti itu sabu-sabu,” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Leo Surya Nugraha Simatupang , dalam keterangan persnya mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari informan, petugas Satresnarkoba kemudian bergerak dan meringkus pelaku BL, di lorong Kudamati Lorong PMI, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Baca juga:
Jaksa Harus Tetapkan Bendahara Desa Rarat Tersangka Korupsi

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 4 paket sabu dengan berat 2,4 gram
“Pelaku kita amankan di lorong PMI kudamati, saat diamankan ditemukan 3 paket sabu sabu, sementara 1 paket lagi didapatkan lewat pengeledahan rumah pelaku,”jelas Kapolresta di Mapolresta Ambon, Jumat (20/8).

Dari hasil pemeriksaan, BL, mengaku memesan barang dari Jakarta yang kemudian dikirim melalui jasa pengiriman.
Sabu yang diperoleh BL selanjutnya akan kembali diedarkan diwilayah kota Ambon.

“Per paket itu dibeli dengan harga Rp.1 juta, dari 1 paket itu rencananya dipecah lagi menjadi 4 paket kemudian dijual dengan harga 1 juta sampai 1,5 juta per paket, namun sebelum narkoba itu diedarkan kita sudah duluan menangkap pelaku,”pungkasnya.

Simatupang mengatakan, BL mengaku baru pertama kali jadi pengedar Narkoba, namun kenyataan tersebut tidak serta merta dipercaya. Polisi saat ini masih mendalami apakah ada keterlibatan orang lain dari bisnis haram tersebut.

Baca juga: Korupsi ADD Sehati Belum Ada Tersangka

Atas perbuatannya BL kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 112 ayat 1 dan pasal 114 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (SAD)

Comment