by

Berkas Tersangka Bandar Togel di Lengkapi

Ambon, BKA- Berkas tersangka bandar judi Tato Gelap (Togel) mulai dilengkapi penyidik unit Reskrim Polsek Amahai.

Kapolsek Amahai, Iptu Irwan yang dikonfirmasi Koran ini mengatakan, berkas tersangka K alias Udin (31) bandar togel yang diamankan di dusun Amarua, Desa Rutah, dan LK alias Komar (37) selaku agen, diamankan di Desa Rutah. Saat ini sedang dilengkapi berkasnya untuk diserahkan ke JPU Kejari Malteng demi kepentingan sidang.
“Jadi kedua berkas perkara tersangka ini sedang dilengkapi,” ungkap Kapolsek kepada koran ini, Selasa kemarin.
Menurut dia, untuk kedua berkas perkara tersebut, kemungkinan tim penyidik masih mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi.
“Kemungkinan masih periksa lagi saksi-saksi terkait untuk melengkapi berkas perkara yang ada,” tandasnya.

Sebelumnya di beritakan koran ini, Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi mengungkapkan, berdasarkan informasi dari masyarakat terkait aksi peredaran togel dan kupon putih di kawasan dusun Amarua dan Desa Rutah, membuat personil Polsek yang dipimpin Kapolsek Amahai, Iptu Irwan langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya mengamankan kedua bandar dan agen judi tersebut.
“Selasa malam sekitar pukul 22.00 WIT, personil kami dari Polsek Amahai mengamankan K alias Udin (31) salah satu bandar Togel di dusun Amarua, Desa Rutah, dan LK alias Komar (37) diduga sebagai agen togel, diamankan di Desa Rutah,” kata Kapolres kepada Wartawan Kamis (3/9).

Menurut Kapolres, tim yang dipimpin Kapolsek itu lebih awal mengamankan tersangka K alias Udin (Bandar) dirumahnya.
“Informasi masyarakat kemudian tim langsung amankan tersangka K. Saat diamankan K sedang asyik merekap hasil penjualan kupon putih, baik manual maupun online dirumahnya,”ujar Kapolres.

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka K lanjut, orang nomor satu di Polres Maluku Tengah itu, tim kemudian bergerak untuk mengamankan LK alias Komar, (Agen) di desa Rutah.
“Selang beberapa saat dari hasil interogasi anggota, kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka KL alias Komar ini. Keduanya telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, karena terbukti melanggar pasal 303 KUHPidana, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. Mereka sudah kita tahan di rutan Polsek Amahai, bersama barang bukti,”jelas wanita dengan pangkat dua melati di pundaknya itu.

Perwira menengah Polri ini menambahkan, barang bukti yang diamankan dari tangan kedua tersangka berupa arsip kupon rekapan judi togel online sebanyak 64 lembar, uang tunai sebesar Rp.408.000 dan dua buah telephone gengam jenis samsung dan realmi note3, yang digunakan oleh kedua tersangka untuk melancarkan aksi kejahatan mereka.

“Kita imbau dan ingatkan kepada masyarakat agar hentikan peredaran judi ini, sebab judi togel merupakan perbuatan tindak pidana. Kita akan ambil langkah dan tindakan tegas soal togel ini,” pungkas mantan Kasubdit Provos, Propam Polda Maluku. (SAD).

Comment