by

Berkas Tersangka Pembunuhan Bergulir ke Jaksa

Penyidik Reskrim Polsek Sirimau, Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, melakukan tahap I atas berkas perkara lima tersangka yang melakukan pembunuhan di Hutan Gonzalo, Kopertis, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon pada Rabu (8/7) lalu.

Berkas para tersangka ini diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon, karena dinilai rampung untuk diteliti demi kepentingan persidangan.Para tersangka masing-masing, MN, FRS, RL, RWS dan JS.

“Berkasnya sudah rampung, makanya kita sudah limpah berkas tahap I ke penuntut umum Kejari Ambon, “ ungkap Kapolsek Sirimau, AKP Mustafa Kamal yang di hubungi Beritakota Ambon Kamis malam.

Perwira Polri dengan Tiga balok emas di pundak itu mengatakan, berkas perkara tersebut akan diteliti JPU selama 14 hari ke depan, jika sudah selesai, JPU pastinya mengirimkan kembali berkasnya ke penyidik disertai dengan petunjuknya. “Jadi nanti kalau sudah diteliti maka, JPU pasti serahkan kembali berkasnya ke penyidik di sertai dengan petunjuk,” tandasnya.

Sebelumnya mantan Kapolsek Sirimau IPTU, Egidio Sumilat kepada Wartawan, Jumat (10/7), menjelaskan, kasus penganiayaan yang mengakibatkan warga Ahuru itu tewas, bermula pada, Rabu, 8 Juli lalu, saat itu para tersangka melihat korban sedang memasang jeratan untuk ayam.
Melihat korban yang diduga mencuri ayam, pelaku JS, langsung memukul korban disusul empat tersangka lainnya. Selain memakai kepalan tangan, para tersangka juga mengunakan benda tumpul sebagai alat untuk menghajar korban.

“Jadi korban ini diduga mau mencuri ayam. Karena pada bulan Mei 2020, pelaku JS pernah melihat korban ini pegang ayam dan melepaskannya kembali,” tutur dia.
Sumilat mengungkapkan, Jenazah korban ditemukan seorang warga Kopertis pada Rabu siang, kemudian mereka membawa jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara. Kasus ini kemudian dilaporkan istri korban, pada Kamis, 9 Juli.

“Kami terima laporan itu anggota kemudian cek jenazah di ruang sakit, ternyata ciri-cirinya sama dengan yang disampaikan istri,” jelas Kapolsek.

Memastikan korban adalah Amos Batuwael, polisi langsung melakukan penyelidikan saat itu juga. Dari keterangan saksi, yang melihat penganiayaan itu, mengarah kepada para tersangka.

“Para tersangka ditangkap di rumah masing-masing tanpa melakukan perlawanan. Sedangkan untuk tersangka JS, sempat kabur, namun sudah menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Para tersangka disangkakan dengan Pasal 170 ayat (3) Jo Pasal 351 ayat (3) dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun,” pungkas Kapolsek. (SAD)

Comment