by

Berkas Tersangka Pendemo di Unpatti Dirampung

Ambon, BKA- Setelah menggelar perkara untuk menetapkan dua pendemo di Unpatti sebagai tersangka, Penyidik Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease kini mulai merampungkan berkas kedua tersangka tersebut.

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Izack Leatemia kepada koran ini mengatakan, berkas perkara kedua tersangka sedang di rampungkan oleh tim penyidik Satreskrim Polresta.
“Jadi dua berkas tersangka ini sedang dirampungkan,” ungkap Leatemia ketika di hubungi melalui selulernya, Minggu (25/10).

Menurutnya, berkas perkara ini sambil dilakukan perampungan berkas, penyidik juga memeriksa saksi-saksi terkait untuk melengkapi berkas perkara ini.
” Dalam hal ini pemeriksaan saksi-saksi juga dilakukan. Hal ini demi percepat pelimpahan berkas perkara tahap I ke penuntut umum,” pungkas perwira Polri dengan satu balok emas di pundak itu.

Sebelumnya, diberitakan koran ini, Dari total 13 mahasiswa yang melakukan anarkis saat menggelar demo tolak Undang-undang Cipta Kerja di depan Kampus Unpatti, Senin (12/10), dua diantaranya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease.

Kedua tersangka yakni, MR dan HS yang merupakan mahasiswa pada salah satu universitas di Ambon. Keduanya terbukti melakukan provokasi, serta tidak mengindahkan himbauan polisi, hingga melakukan sejumlah pengrusakan.
“Pertama itu 13 orang yang kita amankan, namun setelah penyelidkan lanjut, kita indentifikasi melalui video akhirnya dua yang kita tetapkan sebagai tersangka, sementara 11 lainya sudah dipulangkan ke keluarga masing-masing,” jelas Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Leo Surya Nugraha Simatupang, di Mapolresta Ambon, Rabu (14/10).

Menurut Kapolresta, kedua tersangka ini, dijerat dengan pasal 160 pasal 214 dan atau pasal 212 KUHP pidana dengan ancaman hukuman 6-7 tahun penjara.
“Jadi ancaman hukuman mereka itu 6 sampai 7 tahun penjara,” bebernya.

Dia menambahkan, selain 2 tersangka yang ditetapkan sebagai tersangka, polisi juga sementara mengejar aktor intelektual yang diduga berada di belakang aksi anarkis demo anarkis kemarin.
“Dari hasil pengembangan, ada aktor intelektual di belakang aksi anarkis ini. Aktor ini beriinisial A yang diketahui menggerakan massa untuk tindakan anarkis di aksi demo kemarin,” jelasnya.

Untuk memburu aktor ini, kata Kapolresta, saat ini Polresta dibantu Polda Maluku untuk melacak keberadaan yang bersangkutan. Pasalnya, keberadaan orang ini belum diketahui secara pasti.
“Kita masih cari tahu keberadaan aktor ini, pendalaman sementara kita lakukan yang dibantu oleh Polda Maluku,” Pungkas Simatupang. (SAD)

Comment